HIPPINDO Dorong UMKM Berstandar Global, Perluas Akses Pasar dan Ekspor

ASIAWORLDVIEW – Ketua Umum Himpunan Peritel dan Penyewa Pusat Perbelanjaan Indonesia atau HIPPINDO, Budihardjo Iduansjah, menegaskan bahwa fasilitasi 4.100 barcode merupakan wujud nyata komitmennya dalam memperkuat daya saing Usaha Mikro Kecil dan Menengah (UMKM) Indonesia dan membuka akses yang lebih luas ke pasar domestik maupun internasional. Langkah ini serupa dengan visi pemerintah berupaya memperkecil kesenjangan tersebut sehingga pelaku usaha skala kecil memiliki kesempatan yang sama untuk memasuki jaringan distribusi yang lebih luas dan terintegrasi.

“UMKM Indonesia memiliki potensi besar untuk menjadi bagian penting dalam ekosistem perdagangan modern. Namun, potensi tersebut harus didukung dengan kesiapan produk, standardisasi, dan akses pasar yang tepat. Melalui fasilitasi 4.100 barcode secara gratis ini, HIPPINDO ingin mengambil peran nyata dalam membantu UMKM mempersiapkan produknya agar semakin siap bersaing dan memiliki peluang lebih besar untuk masuk ke jaringan ritel modern,” ia mengatakan.

“Bagi kami, dukungan kepada UMKM tidak berhenti pada fasilitasi, tetapi juga bagaimana menjembatani produk lokal dengan kebutuhan pasar dan membuka peluang kemitraan yang berkelanjutan,” ia menambahkan.

Baca Juga: Trade Expo Indonesia 2026, Strategi Hilirisasi dan Industrialisasi Perkuat Posisi Indonesia di Pasar Global

Program ini juga menunjukkan perubahan pendekatan dalam pengembangan UMKM nasional di acara Trade Expo Indonesia ke-41 . Jika sebelumnya dukungan pemerintah banyak berfokus pada peningkatan kapasitas produksi dan pelatihan usaha, kini perhatian mulai bergeser pada aspek kesiapan pasar atau market readiness.

Produk yang berkualitas tidak akan memiliki nilai ekonomi optimal jika tidak mampu memenuhi persyaratan administrasi dan standar yang dibutuhkan oleh jaringan perdagangan modern. Dengan adanya barcode berstandar internasional, produk UMKM dari sektor pangan, minuman, health and beauty care, kerajinan, hingga kebutuhan rumah tangga memperoleh legitimasi yang lebih kuat untuk dipasarkan di supermarket, minimarket, pusat perbelanjaan, hingga platform perdagangan lintas negara.

“Momentum Trade Expo Indonesia ke-41 ini menjadi pengingat bahwa produk Indonesia harus semakin siap untuk tidak hanya menguasai pasar dalam negeri, tetapi juga menembus pasar ekspor. HIPPINDO akan terus mendorong kolaborasi antara pemerintah, peritel, dan pelaku UMKM agar semakin banyak produk lokal yang berkembang, naik kelas, dan menjadi pilihan konsumen,” jelasnya.

Padahal, sektor UMKM menyumbang porsi signifikan terhadap perekonomian Indonesia dari sisi penyerapan tenaga kerja maupun kontribusi terhadap produk domestik bruto. Dengan menyediakan fondasi administratif yang sesuai dengan standar global, pemerintah berharap semakin banyak produk UMKM yang siap masuk ke rantai pasok internasional dan mampu memenuhi kebutuhan buyer global yang semakin mengutamakan transparansi produk serta sistem identifikasi yang terstandarisasi.

2 thoughts on “HIPPINDO Dorong UMKM Berstandar Global, Perluas Akses Pasar dan Ekspor”

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *