Edifier We-Bass Hadir dengan Bluetooth 6.1 dan Baterai hingga 20 Jam

ASIAWORLDVIEW – Kehadiran We-Bass menunjukkan bagaimana tren perangkat audio open-ear semakin berkembang, menawarkan alternatif bagi konsumen yang tetap ingin menikmati musik sambil mempertahankan kesadaran terhadap lingkungan sekitar saat berolahraga, bekerja, maupun beraktivitas di ruang publik.

Dari sisi desain, Edifier mengadopsi konsep clip-on open-ear dengan kawat berbahan paduan nikel-titanium yang fleksibel dan melingkari bagian luar telinga. Material ini dirancang untuk memberikan keseimbangan antara kenyamanan dan daya tahan, sehingga earbuds tetap stabil saat digunakan bergerak. Menurut Edifier, struktur tersebut telah melalui lebih dari 10.000 kali pengujian tekukan guna memastikan bentuknya tetap terjaga meski digunakan dalam jangka panjang.

We-Bass hadir dalam pilihan warna Wave White yang memadukan sentuhan finishing matte dan metalik, memberikan kesan modern sekaligus premium. Untuk mendukung penggunaan sehari-hari, perangkat ini juga telah mengantongi sertifikasi IP55 yang membuatnya tahan terhadap debu dan percikan air, sehingga cocok digunakan saat berolahraga atau beraktivitas di luar ruangan. Menariknya, aplikasi pendamping turut dibekali fitur water-ejection yang mampu membantu mengeluarkan kelembapan atau air yang terjebak pada kisi-kisi speaker.

Baca Juga: Baseus Rilis MC2 NC, TWS Open-Ear dengan Fitur AI Super Canggih

Pada sektor audio, Edifier membekali We-Bass dengan driver dinamis berukuran 12 mm long-stroke yang dirancang untuk menghasilkan suara lebih bertenaga. Tantangan terbesar perangkat open-ear selama ini adalah reproduksi frekuensi rendah atau bass yang sering kali kurang terasa karena tidak adanya segel di dalam saluran telinga.

Untuk mengatasi kelemahan tersebut, Edifier menyematkan algoritma dynamic bass compensation yang bekerja secara real-time untuk menyesuaikan keluaran bass berdasarkan kondisi pemutaran audio. Selain itu, perusahaan juga merancang ruang akustik khusus yang mengarahkan suara langsung menuju telinga pengguna guna meminimalkan kebocoran suara dan meningkatkan pengalaman mendengarkan tanpa mengorbankan karakteristik open-ear yang menjadi daya tarik utama perangkat ini.

Keunggulan lain We-Bass terletak pada integrasi teknologi kecerdasan buatan atau AI yang semakin menjadi standar baru dalam perangkat audio modern. Earbuds ini mendukung model AI Doubao dan DeepSeek untuk menghadirkan asisten suara real-time yang dapat membantu berbagai kebutuhan pengguna. Tidak hanya itu, perangkat ini juga menawarkan fitur penerjemahan bahasa secara langsung yang mendukung hingga 21 bahasa dalam mode percakapan tatap muka maupun berdampingan. Fitur tersebut berpotensi menjadi nilai tambah bagi pelancong internasional, pekerja lintas negara, maupun pengguna yang sering berinteraksi dengan bahasa asing.

Untuk kebutuhan komunikasi, Edifier turut menghadirkan teknologi AI noise reduction yang membantu meningkatkan kejernihan suara saat melakukan panggilan telepon. Terdapat pula algoritma pendeteksi kebisingan angin yang diklaim mampu mengurangi gangguan suara hingga kecepatan angin 28 kilometer per jam.

Dalam hal konektivitas, We-Bass telah mengadopsi Bluetooth 6.1 yang menawarkan koneksi lebih stabil sekaligus mendukung fitur dual-device multipoint connection. Dengan kemampuan ini, pengguna dapat menghubungkan earbuds ke dua perangkat sekaligus dan berpindah antarperangkat secara lebih praktis tanpa harus melakukan proses pairing berulang. Untuk para gamer mobile, Edifier juga menyediakan mode latensi rendah 50 milidetik yang bertujuan mengurangi jeda antara audio dan visual selama bermain game.

Soal daya tahan baterai, We-Bass menawarkan waktu pemutaran hingga lima jam dalam sekali pengisian daya. Sementara charging case yang disertakan mampu memberikan tambahan daya hingga 15 jam, sehingga total waktu penggunaan dapat mencapai 20 jam. Kombinasi tersebut menjadikan perangkat ini cukup kompetitif di kelas earbuds open-ear modern, terutama bagi pengguna yang lebih mengutamakan kenyamanan, fitur AI, dan kesadaran lingkungan sekitar dibanding isolasi suara penuh yang biasanya ditawarkan earbuds in-ear konvensional.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *