ASIAWORLDVIEW – Shopee memberikan dukungan terhadap ekosistem perdagangan digital Indonesia melalui peluncuran program “Shopee Pilih Lokal”. Ini menjadi sebuah inisiatif yang dirancang untuk memperkuat kapasitas dan daya saing Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) di tanah air.
Peluncuran program ini ditandai dengan kerja sama antara Shopee dan Kementerian Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) Republik Indonesia, yang menghadirkan serangkaian dukungan berupa fitur dan program operasional bagi pelaku usaha lokal.
Kementerian UMKM Republik Indonesia menginisiasi Bazar ASN Gemar Belanja Lokal sebagai program promosi brand lokal yang menyasar Aparatur Sipil Negara (ASN) dan masyarakat umum. Tujuan utamanya adalah memperkuat daya tarik serta jangkauan pasar produk-produk lokal. Menyambut inisiatif tersebut, Shopee Indonesia menghadirkan 11 brand lokal yang sebelumnya telah berhasil menembus pasar global melalui Program Ekspor Shopee dan Program Ekspor Shopee FLEXI.
Deputi Bidang Usaha Kecil Kementerian UMKM Republik Indonesia, Temmy Satya Permana, menekankan bahwa UMKM merupakan tulang punggung perekonomian Indonesia sehingga membutuhkan dukungan kolaboratif dari berbagai pihak. Menurutnya, dukungan kepada UMKM dapat dimulai dari pilihan belanja sehari-hari.
“Ketika produk Indonesia menjadi pilihan, kita ikut menciptakan pasar yang lebih kuat bagi pengusaha untuk terus tumbuh dan berkembang. Melalui Bazar ASN Gemar Belanja Lokal, kami ingin mengajak seluruh ASN untuk menjadi teladan dalam gerakan belanja lokal,” ujarnya.
Baca Juga: QRIS Perkuat Ekosistem Pembayaran Digital dan UMKM
Dukungan tersebut mencakup Bazar ASN Gemar Belanja Lokal, fitur Kalkulator Biaya, serta Shopee Live Studio. Dalam kesempatan yang sama, Shopee juga memperkenalkan logo baru Shopee Pilih Lokal sebagai penanda komitmen berkelanjutan perusahaan dalam mendorong penguatan bisnis UMKM di Indonesia.
Ia juga mengapresiasi langkah Shopee yang telah meluncurkan Shopee Live Studio dan Kalkulator Biaya. Menurutnya, fitur tersebut dinilai memberikan transparansi bagi penjual dalam melihat struktur biaya sehingga dapat menentukan harga jual secara lebih rasional.
Secara kuantitatif, kolaborasi ini merupakan bagian dari komitmen jangka panjang Shopee terhadap ekosistem produk lokal. Sejak tahun 2022, total jumlah produk lokal yang terjual melalui kanal Shopee Pilih Lokal dilaporkan telah mencapai 4 miliar produk. Sepanjang semester pertama tahun 2026, Shopee juga menyalurkan dukungan senilai lebih dari Rp100 miliar bagi usaha lokal. Angka ini menunjukkan bahwa pendekatan yang digunakan tidak sekadar bersifat seremonial, melainkan disertai dengan aliran sumber daya yang signifikan untuk membuka peluang bagi produk dalam negeri agar mampu tumbuh dan bersaing di ranah digital.
Beberapa brand fesyen lokal yang terlibat antara lain Damakara, Hulm, Kasual Indonesia, dan Winod, serta brand fesyen muslim Deenay Scarves dan Zenitha. Selain itu, brand makanan dan minuman seperti Arutala Coffee dan CAU Chocolates, serta brand perawatan tubuh seperti Freshporia dan Project 1945, turut berpartisipasi dalam bazar tersebut. Selama kegiatan berlangsung, pengunjung dapat memanfaatkan promo spesial melalui Shopee Live dan voucher diskon khusus.
Sementara itu, Deputy Director of Public Affairs Shopee Indonesia, Radynal Nataprawira, menyatakan bahwa pihaknya senantiasa berkomitmen mendukung pertumbuhan UMKM lokal.
“Melanjutkan dukungan terhadap pertumbuhan usaha lokal, kami menyambut baik inisiatif Kementerian UMKM untuk menyediakan medium promosi yang dapat menggerakkan minat beli produk lokal melalui Bazar ASN Gemar Belanja Lokal yang juga menandai peluncuran Shopee Pilih Lokal. Kegiatan ini sejalan dengan semangat Shopee yang terus berinovasi sebagai wadah penguatan daya tarik produk lokal, agar semakin dicintai masyarakat Indonesia,” jelas Radynal.
