ASIAWORLDVIEW – Harga Bitcoin hari ini, Rabu (10/6/2026), berada di kisaran Rp1,101 miliar per BTC, menunjukkan tren pelemahan sekitar 3% dalam 24 jam terakhir. Penurunan ini terjadi setelah Bitcoin gagal mempertahankan posisi di atas level resistance penting, menandakan fase koreksi yang cukup tajam di pasar kripto global.
Dalam 24 jam terakhir, harga bergerak di rentang Rp1,091 miliar hingga Rp1,155 miliar, dengan volume perdagangan mencapai sekitar Rp685 triliun, mencerminkan aktivitas jual beli yang tinggi di platform seperti Indodax.
Faktor utama yang memengaruhi pergerakan ini adalah tekanan jual global dan kondisi makroekonomi yang tidak stabil. Pelemahan nilai tukar rupiah terhadap dolar AS turut menekan harga aset digital, sementara ketidakpastian ekonomi dunia membuat banyak investor memilih posisi aman. Sentimen pasar juga cenderung negatif setelah harga Bitcoin turun lebih dari 40% dari puncaknya Oktober 2025, yang saat itu mencapai Rp2,267 miliar.
Baca Juga: Bitcoin Bertahan di Atas USD63.000, Data Tenaga Kerja Tekan Sentimen Kripto
Bagi investor, situasi ini menegaskan bahwa volatilitas Bitcoin tetap tinggi. Pergerakan harian bisa mencapai ratusan juta rupiah per BTC, sehingga risiko tetap besar bagi mereka yang tidak memiliki strategi manajemen portofolio yang matang. Namun, bagi trader jangka pendek.
Selain itu, penurunan ini bisa menjadi peluang untuk masuk di level support sekitar Rp1,091 miliar. Potensi rebound jika sentimen pasar membaik. Di sisi lain, bagi investor jangka panjang, Bitcoin masih dianggap sebagai aset digital utama dengan kapitalisasi pasar lebih dari Rp22 kuadriliun, menjadikannya instrumen yang tetap menarik dalam jangka waktu panjang.
Tren pelemahan Bitcoin hari ini mencerminkan dinamika pasar kripto yang sangat sensitif terhadap faktor global dan nilai tukar. Bagi masyarakat Indonesia, terutama di Jakarta, kondisi ini menjadi pengingat penting untuk menerapkan strategi investasi yang hati-hati, baik untuk trading jangka pendek maupun investasi jangka panjang, agar tetap bisa memanfaatkan peluang tanpa terjebak dalam fluktuasi ekstrem pasar kripto.
