Candied Salmon Viral, Ternyata Prosesnya hingga 96 Jam

Candied salmon

ASIAWORLDVIEW Candied salmon mendadak viral karena menghadirkan kombinasi unik antara kesederhanaan bahan dan cita rasa yang menarik perhatian banyak orang. Tren ini muncul dari kebiasaan memarinasi salmon dengan gula aren atau pemanis alami lain, lalu menyimpannya di kulkas sehingga menghasilkan tekstur lembut dengan rasa manis gurih yang berbeda dari olahan salmon pada umumnya

Asiaworldview menguti dari berbagai sumber, Kamis (11/12/2025), prosesnya tidak berhenti pada marinasi saja, karena setelah salmon dilumuri campuran gula merah, madu atau maple syrup, kecap asin, dan sedikit rempah, ikan perlu dipanggang perlahan di oven atau diasap dengan suhu rendah agar bumbu meresap sekaligus membentuk lapisan manis yang lengket.

Hasil akhirnya adalah salmon dengan rasa gurih-manis, sedikit smoky, dan tekstur yang juicy, sehingga cocok dijadikan camilan, topping salad, atau hidangan pembuka. Jadi, marinasi adalah langkah awal penting, tetapi proses pemanggangan atau pengasapanlah yang membuat salmon benar-benar menjadi “candied.”

Baca Juga: Chef Satoshi Hiruta dari Jepang Hadirkan Menu Autentik

Proses pembuatan candided salmon yang betul itu docontohkan oleh Tasyi Ataysia . Proses candied salmon versi Tasyi Athasyia bukan sekadar dimarinasi, tetapi melalui tahapan panjang: curing, pengasapan, dan glazing manis hingga menghasilkan tekstur glossy dan rasa gurih-manis beraroma asap.

Tasyi Athasyia menjelaskan bahwa banyak orang salah kaprah mengira candied salmon cukup dimarinasi lalu dibekukan. Salmon dilumuri campuran gula (brown sugar, gula aren, atau maple syrup) dan bumbu, lalu dibiarkan selama puluhan jam agar serat ikan menyerap rasa manis sekaligus mengurangi kadar air.

Setelah proses curing, salmon diasap dengan metode hot-smoke hingga suhu internal sekitar 60 hingga 63°C. Tahap ini penting untuk keamanan pangan sekaligus memberikan aroma smoky khas.

Setelah diasap, salmon diberi lapisan sirup manis (maple syrup atau madu) sehingga permukaannya tampak glossy, lengket, dan berkilau. Inilah yang membuat hasil akhirnya disebut “candied” karena menyerupai permen ikan.

Menurut Tasyi, keseluruhan proses bisa memakan waktu hingga 96 jam. Hasil akhirnya adalah salmon dengan rasa manis-gurih, bertekstur lembut, dan penuh aroma asap, berbeda jauh dari versi yang hanya dimarinasi lalu disimpan di kulkas.

Candied salmon diasjikan dengan pendamping seperti keju, biskuit, dan caviar karena kombinasi rasa yang saling melengkapi. Tekstur lembut dan rasa manis-gurih dari salmon berpadu dengan keju yang creamy, memberikan keseimbangan antara manis dan gurih. Biskuit berfungsi sebagai alas yang renyah, menambah kontras tekstur sekaligus membuat penyajian lebih praktis sebagai finger food. Sementara itu, caviar menghadirkan sentuhan asin dan aroma laut yang elegan, memperkaya profil rasa keseluruhan. Perpaduan ini menjadikan candied salmon bukan hanya sekadar makanan, tetapi pengalaman kuliner premium yang memadukan rasa manis, gurih, asin, dan tekstur berlapis dalam satu gigitan.