ASIAWORLDVIEW – Darah yang keluar saat haid atau menstruasi biasanya memiliki warna merah. Namun, apabila pada saat haid, justru yang keluar gumpalan darah hitam, apakah perlu merasa khawatir?
Selama siklus haid, warna dari darah yang keluar bisa beragam. Terkadang darah yang keluar bisa cair dan sedikit. Namun, terkadang darah yang keluar juga banyak dan kental, dikutip dari siaran pers Noona, Selasa (3/12/2024).
Darah hitam saat menstruasi dapat mengkhawatirkan bagi sebagian orang, tetapi pada umumnya kondisi tersebut normal. Bisa saja merupakan darah menstruasi yang lebih tua yang membutuhkan waktu lebih lama untuk keluar dari tubuh.
Kondisi tersebut menyebabkan darah yang keluar berwarna lebih gelap atau hitam biasanya merupakan darah Hal ini dapat terjadi pada awal atau akhir menstruasi ketika aliran darah lebih ringan dan darah memiliki lebih banyak waktu untuk teroksidasi. Darah dapat terlihat berwarna merah tua, coklat, atau bahkan hitam.
Ketidakseimbangan hormon dapat memengaruhi cara kerja siklus menstruasi Anda, termasuk aliran dan warna darah Anda. Kondisi seperti sindrom ovarium polikistik (PCOS), gangguan tiroid, atau perimenopause dapat menyebabkan perubahan siklus menstruasi, termasuk adanya darah hitam.
Perubahan panjang atau beratnya menstruasi Anda juga dapat memengaruhi warna darah. Jika alirannya lebih ringan, hal ini dapat menyebabkan darah berada di dalam rahim lebih lama, sehingga warnanya menjadi lebih gelap.
Namun apabila darah yang keluar cukup banyak, berwarna hitam, disarankan segera periksa ke dokter. Anda bisa saja mengalami infeksi saluran atau endometriosis.
