Saudia Peringkat Pertama Ketepatan Waktu Keberangkatan Secara Global

Penumpang pesawat Saudia.

ASIAWORLDVIEW – Saudia Arabia tengah gencar mempromosikan negaranya dalam sektor pariwisata. Dukungan kuat dari pemerintah, termasuk menyediakan penerbangan memadai Saudia.

Saudia mengoperasikan lebih dari 530 penerbangan harian, menghubungkan lebih dari 100 destinasi di empat benua ke dalam negeri dengan armada modern yang terdiri dari 144 pesawat. Operasi ini berkontribusi pada pencapaian tujuan Saudi Vision 2030,
khususnya di sektor pariwisata, hiburan, olahraga, dan ibadah haji.

Saudia dengan bangga mengumumkan pencapaian penting, yaitu menempati peringkat pertama secara global dalam kinerja ketepatan waktu keberangkatan (OTP) dengan tingkat ketepatan waktu 88,82%. Saudia meraih penghargaan ini dengan selisih tipis hanya 0,35%
dari peringkat pertama dalam ketepatan waktu kedatangan.

Baca Juga: Saudia Memperluas Armada untuk Menghubungkan Dunia ke Arab Saudi

Melengkapi pencapaian ini, Saudia juga menempati peringkat kedua secara global untuk ketepatan waktu kedatangan dengan tingkat 86,35%. Dalam 12 bulan terakhir, maskapai ini berhasil mengoperasikan 192.560 penerbangan di jaringannya yang mencakup lebih dari 100 destinasi di empat benua

Yang Mulia Ir. Ibrahim Al-Omar, Direktur Jenderal Saudia Group, berkomentar, “Kami bangga mempertahankan keunggulan dalam kinerja operasional global, yang sejalan dengan tujuan Strategi Nasional Transportasi dan Logistik serta Strategi Nasional Sektor Penerbangan.

Pencapaian ini mencerminkan upaya kolektif karyawan Saudia Group di semua unit bisnis dan menyoroti peran terintegrasi yang dimainkan oleh berbagai sektor dalam memastikan efisiensi operasional. Upaya ini secara langsung berkontribusi pada peningkatan dan perbaikan pengalaman tamu.”

Ia menambahkan, “Sepanjang tahun ini, rencana operasional kami, terutama selama musim puncak, menunjukkan kemampuan kami untuk mengatasi tantangan sekaligus memanfaatkan sumber daya secara optimal, termasuk armada modern yang terus berkembang dan sistem digital prediktif yang didukung oleh kecerdasan buatan, yang semuanya berkontribusi pada kinerja ketepatan waktu penerbangan.”