ASIAWORLDVIEW – Bursa kripto Binance tampaknya akan gagal dalam upayanya untuk terus menawarkan layanannya kepada klien di Uni Eropa (UE). Hal ini terjadi seiring dengan laporan bahwa Yunani berencana menolak permohonan lisensi Markets in Crypto-Assets (MiCA) yang diajukan bursa tersebut.
Bursa kripto tersebut berisiko kehilangan izin untuk menawarkan layanannya kepada klien UE dalam beberapa minggu ke depan karena Yunani akan menolak permohonan lisensi MiCA-nya, mengutip dua orang yang mengetahui masalah ini. Hal ini menjadi hambatan bagi bursa tersebut, karena berdasarkan aturan UE yang baru, perusahaan kripto memiliki waktu hingga akhir bulan ini untuk memperoleh lisensi yang memungkinkan mereka beroperasi di wilayah tersebut.
Binance mengajukan permohonan lisensi MiCA di Yunani pada Januari tahun ini, dengan menyerahkan permohonan tersebut kepada Komisi Pasar Modal Yunani (HCMC). Bursa tersebut dilaporkan telah mendirikan perusahaan induk lokal di Athena, yang mungkin juga menjadi alasan di balik keputusan untuk mengajukan permohonan lisensi melalui Yunani.
Baca Juga: Uni Eropa Stop Persetujuan Dagang dengan AS, Apa Penyebabnya?
Sebuah media Yunani juga melaporkan pada saat itu bahwa Yunani sedang memproses permohonan tersebut secara prioritas. Namun, berdasarkan laporan Reuters, HCMC kemungkinan akan menolak permohonan ini, yang berarti bursa tersebut tidak akan dapat beroperasi di Uni Eropa mulai awal Juli.
Harga Binance Coin turun di tengah perkembangan ini. Token tersebut saat ini diperdagangkan di sekitar $606, turun hampir 2% hari ini dari level tertinggi intraday USD617, menurut data TradingView.
Seorang juru bicara Binance, mengutip Reuters, menyebutkan mereka telah bekerja sama secara konstruktif dengan regulator selama 18 bulan terakhir, termasuk melalui proses permohonan yang komprehensif dengan HCMC Yunani. Bursa kripto terkemuka ini yakin bahwa mereka telah memenuhi persyaratan untuk lisensi MiCA, menurut juru bicara tersebut.
Juru bicara tersebut juga menyebutkan bahwa bursa menyadari bahwa HCMC telah menyelesaikan peninjauan permohonan tersebut dan bahwa regulator menilai permohonan tersebut telah memenuhi persyaratan MiCA. Di tengah keputusan yang akan segera diambil oleh regulator Yunani, bursa ini terus mencatat kesuksesan yang signifikan.
Binance telah menguasai 60% pangsa pasar kontrak perpetual SpaceX. Hal ini terjadi seiring dengan terus meningkatnya permintaan terhadap perusahaan milik Elon Musk tersebut sejak IPO minggu lalu, dan kini SpaceX menjadi perusahaan dengan kapitalisasi pasar terbesar keempat, menggeser posisi Microsoft dan Amazon. SpaceX memiliki kapitalisasi pasar hampir $3 triliun.
