ASIAWORLDVIEW – Pemerintah Indonesia optimis terhadap pertumbuhan ekonomi selama beberapa tahun ke depan. Sektor ekonomi digital memegang peranan krusial dalam hal ini, dengan target kontribusi sebesar 20% atau sekitar Rp2,6 triliun dari kebutuhan tambahan Produk Domestik Bruto (PDB) Rp13 triliun pada 2029.
Pengguna eCommerce di Indonesia terus menunjukkan pertumbuhan positif. Lonjakan pengguna eCommerce di Indonesia dapat dikaitkan karena pesatnya peningkatan kepemilikan ponsel pintar.
Baca Juga: Pengangguran di Indonesia Juga Terjadi akibat Pembangunan Tak Merata
Perusahaan riset terkemuka dari Inggris, GlobalData, memperkirakan pertumbuhan industri eCommerce Indonesia melonjak sebesar 15,5% pada tahun 2024 yang didorong oleh pergeseran menuju belanja online. Selain itu, tingkat pertumbuhan tahunan gabungan (Compound Annual Growth Rate/CAGR) juga diproyeksikan akan mencapai angka 12,4% selama tahun 2024 hingga 2028.
Pengguna eCommerce juga meningkat karena semakin banyak orang yang memiliki akses ke internet, memungkinkan mereka untuk berbelanja online dengan nyaman. Kondisi tersebut membuat perubahan pada pola belanja masyarakat, bergeser menjadi daring.
Pengguna eCommerce menyukai kemudahan. Pertumbuhan opsi pembayaran digital yang aman dan beragam, termasuk dompet elektronik dan transfer bank, telah membuat belanja online lebih mudah diakses dan dipercaya.
