ASIAWORLDVIEW – Presiden Prabowo Subianto menyoroti keberhasilan pemerintahannya dalam meningkatkan produksi pangan. Kondsi tersebut memungkinkan Indonesia kembali mengekspor beras dan jagung ke negara-negara sahabat setelah puluhan tahun terhenti.
“Untuk pertama kalinya dalam puluhan tahun, Indonesia kembali mengekspor beras dan jagung. Saya melihatnya di mana-mana — para petani kami tersenyum karena harga beras mentah tetap stabil, dan penghasilan mereka meningkat,” kata Prabowo, dikutip Asiaworldview.com, Senin (18/8/2025).
Ia menjelaskan bahwa pencapaian ini merupakan hasil dari program ketahanan pangan yang dilaksanakan pemerintah selama 10 bulan terakhir. Indonesia kini menikmati surplus produksi beras, dengan cadangan nasional melebihi 4 juta ton — level tertinggi dalam sejarah negara ini.
Baca Juga: Transformasi Ekonomi Jadi Kunci Prabowo Capai Target Pertumbuhan 2026
“Tidak ada negara kuat yang dapat bertahan tanpa memproduksi pangan sendiri. Itulah mengapa pemerintahan saya bekerja keras untuk mengurangi ketergantungan impor dengan membuka jutaan hektar lahan sawah baru di Kalimantan Tengah, Kalimantan Barat, Sumatra, Papua, dan wilayah lain,” tegas Prabowo.
Selain memperluas lahan pertanian, ia mengatakan pemerintah memperkuat produksi pangan dengan memberdayakan komunitas pedesaan, mempermudah distribusi pupuk langsung ke petani, dan memberikan bantuan peralatan pertanian.
“Kami juga menaikkan harga pembelian beras mentah menjadi Rp6.500 (sekitar 40 sen AS) per kilogram agar petani, sebagai produsen, dapat memperoleh keuntungan yang berarti,” tambahnya.
Ia kembali menegaskan sikap tegas pemerintah terhadap pelaku usaha yang terlibat dalam manipulasi, penipuan, dan praktik curang lainnya, dengan mengutip kasus beras kualitas reguler yang dijual dalam kemasan premium.
“Untuk melindungi konsumen Indonesia, pemerintah yang saya pimpin akan tetap waspada terhadap penipuan, manipulasi, penimbunan, dan penahanan distribusi pangan. Pemerintahan saya akan selalu bertindak tegas terhadap mereka yang melanggar aturan,” tegas Prabowo.
