Temu Dilarang Beroperasi di Indonesia, Apa Penyebabnya?

Temu, aplikasi eCommerce dari China.

CHATNEWS – Temu adalah peritel baru asal China yang meledak di kancah eCommerce dalam dua tahun terakhir. Pasar yang menawarkan barang-barang konsumen dengan harga yang sangat terjangkau yang biasanya dikirim langsung dari produsen di China ini telah menjadi pemicu kontroversi.

Di tengah-tengah kelebihan produksi dan berusaha menyeimbangkannya dengan mengekspor surplus tersebut. Hal ini menjelaskan mengapa Temu tiba-tiba muncul, mendorong barang-barang dengan diskon besar-besaran ke pasar luar negeri.

Konsumen mungkin menganggap penawaran murah dari Temu menarik. Namun Pemerintah dengan teguh menolak memberikan lisensi atau persetujuan lain kepada Temu untuk beroperasi di Indonesia. Bahkan, berusaha menutup aplikasi ini dan menghapusnya dari toko-toko aplikasi setiap kali aplikasi ini muncul.

Baca Juga: Pergeseran Tren Belanja, Jumlah Pengguna eCommerce Meroket di Tahun 2024

Kekhawatiran utama mereka adalah bahwa mereka tidak ingin barang-barang China yang murah membanjiri pasar dan memberikan tekanan pada peritel dan produsen Indonesia yang mungkin tidak dapat menandingi harga Temu.

Karena keunggulan Temu dianggap berasal dari ketidakseimbangan struktural dalam perekonomian China, Indonesia telah menjelaskan bahwa mereka tidak ingin menyerap kelebihan produksi China dengan harga yang dapat merusak ekonomi lokal.