ASIAWORLDVIEW – Minyak zaitun, lemak serbaguna yang dihasilkan melalui proses penggilingan, penggilingan, dan pemerasan zaitun untuk mengekstrak minyaknya. Minyak zaitun merupakan bagian penting dari diet Mediterania.
Menambahkan minyak zaitun ke dalam diet Anda membantu menurunkan risiko penyakit umum, seperti diabetes tipe 2, dan mungkin membantu Anda hidup lebih lama dan lebih sehat. Minyak zaitun juga meningkatkan penanda kontrol gula darah jangka panjang dan gula darah puasa pada orang dengan diabetes tipe 2, mengutip Health, Rabu (5/1/2025).
Penyakit jantung adalah penyebab utama kematian di Amerika Serikat. Pilihan diet dan gaya hidup dapat membantu menurunkan risiko penyakit jantung dengan meningkatkan kadar lipid darah (lemak) yang sehat, tekanan darah, dan fungsi pembuluh darah. Mereka juga dapat membantu mencegah aterosklerosis.
Diet yang kaya akan minyak zaitun, seperti yang diikuti oleh penduduk di sepanjang pantai Laut Mediterania, telah terbukti melindungi terhadap faktor risiko penyakit jantung, termasuk aterosklerosis dan kolesterol LDL (low-density lipoprotein) yang tinggi. Minyak zaitun mengandung senyawa, termasuk antioksidan fenolik, yang mengurangi produksi molekul inflamasi yang mendorong aterosklerosis.
Baca Juga: Minyak Zaitun Turunkan Risiko Pikun hingga Kematian Dini
Dalam satu studi, orang yang mengikuti diet Mediterania kaya minyak zaitun selama tujuh tahun mengalami penurunan perkembangan aterosklerosis dibandingkan dengan mereka yang mengikuti diet rendah lemak. Studi lain, orang yang mengonsumsi lebih dari setengah sendok makan minyak zaitun per hari memiliki risiko penyakit jantung 14% lebih rendah.
Minyak zaitun mengandung lebih dari 200 senyawa tumbuhan, termasuk karotenoid, sterol, dan polifenol seperti hidroksitirosol (HT) dan hidroksitirosol asetat (HT-ac), yang bertindak sebagai antioksidan kuat dalam tubuh. Senyawa dalam minyak zaitun mungkin membantu mengurangi penanda peradangan, seperti protein C-reaktif (CRP) dan interleukin-6 (IL-6). Minyak zaitun mungkin bermanfaat bagi orang dengan penyakit peradangan seperti artritis reumatoid (RA), suatu kondisi autoimun yang menyebabkan nyeri sendi, pembengkakan, dan peradangan.
Mengganti minyak biasa dengan minyak zaitun dalam pola makan harian merupakan langkah sederhana namun efektif untuk meningkatkan kualitas kesehatan. Selain itu, minyak zaitun memiliki titik asap yang cukup tinggi, sehingga aman digunakan untuk memasak ringan seperti menumis atau sebagai dressing salad. Dengan rasa yang lembut dan manfaat yang luas, beralih ke minyak zaitun bukan hanya soal gaya hidup sehat, tetapi juga bentuk investasi jangka panjang bagi tubuh.
