ASIAWORLDVIEW – Gastronomi Padang dikenal unik karena memadukan kekayaan rasa, tradisi, dan filosofi hidup masyarakat Minangkabau dalam setiap hidangan. Ciri khasnya terletak pada penggunaan rempah yang kompleks, teknik memasak yang diwariskan turun-temurun, serta penyajian yang sarat makna budaya.
Menteri Ekonomi Kreatif/Badan Ekonomi Kreatif (Ekraf) Teuku Riefky Harsya berkomitmen mengawal visi kota Padang sebagai pusat kuliner nasional. Selain itu, memperkuat jati diri daerah sebagai wilayah dengan keberagaman gastronomi.
“Melalui kolaborasi ini, kita ingin memastikan bahwa kekayaan gastronomi Minangkabau tidak hanya menjadi kebanggaan lokal, tetapi juga mampu memenuhi standar global dan memberikan dampak ekonomi nyata bagi masyarakat,” ujar Menteri Ekraf Teuku Riefky dalam keterangan pers, dikutip Asiaworldview, Jumat (8/5/2026).
Baca Juga: Gastronomi Autentik Lewat Perpaduan Kuliner Tradisional dan Pemberdayaan Lansia
Hidangan seperti rendang, gulai, dan sate padang bukan hanya sekedar makanan, tetapi juga merupakan simbol kebersamaan dan identitas. Keunikan ini menjadikan gastronomi Padang mendunia, diakui sebagai salah satu kuliner terbaik yang mampu bersaing di panggung global.
“Sinergi ini adalah komitmen kita bersama untuk mengawal seleksi nominasi UNESCO Creative Cities Network (UCCN) 2027. Kami akan mendampingi Pemerintah Kota Padang agar persiapan teknis serta dokumen yang disusun sesuai dengan standar internasional UNESCO,” Riefky menambahkan.
Masakan Padang memiliki cita rasa yang kuat, autentik, dan cerita budaya yang melekat. Kini, menjadi representasi kuliner Nusantara yang terus menarik perhatian pecinta kuliner internasional.
