Menguak Rahasia di Balik Zombie Lokal di Film Abadi Nan Jaya

Film ABadi Nan Jaya

ASIAWORLDVIEW – Film Abadi Nan Jaya dari Netflix tengah menjadi perbincangan penggemar dari berbagai negara. Tak hanya di Indonesia, film horor ini juga dinikmati di berbagai negara lain, termasuk Malaysia dan Singapura.

Proses penciptaan karakter zombie bukan sekadar urusan riasan dan efek visual, melainkan hasil kolaborasi intens antara tim prostetik, penata rias, koreografer gerak, dan sutradara. Zombie dalam film ini dirancang untuk mencerminkan transformasi psikologis dan fisik yang ekstrem, dengan detail luka, tekstur kulit membusuk, dan gerakan yang lambat namun mengancam.

Special effects makeup artist Astrid Sambudiono mengutarakan bahwa desain tekstur urat dan luka di tubuh zombie awalnya dirancang secara digital dan kemudian diaplikasikan pada wajah dan tubuh para pemain. Ia dan tim beranggotakan 20 orang menggarap makeup untuk lebih dari 200 pemain zombie yang dibagi dalam tiga kelompok: zombie utama, zombie pendukung, dan zombie tambahan. 

Baca Juga: Film Abadi Nan Jaya Mendadak Viral, Cerita Mistis Indonesia Cocok untuk Halloween

Zombie di film ini memiliki kekhasan lokal, baik dari segi penampilan, ekspresi wajah, hingga gerak-gerik.  Terinspirasi dari kantong semar yang berupa tanaman karnivora dan banyak ditemukan di hutan tropis Indonesia, para zombie di film ini tampak unik dan dibuat dengan riset mendalam.

Seperti kantong semar yang di bagian dalamnya terdapat pori-pori dengan bentuk berlubang-lubang serta urat yang cukup besar, begitu pula karakteristik penampilan zombie di Abadi Nan Jaya

Tim produksi menggunakan prostetik berbahan lateks dan silikon yang dipahat secara manual agar tampak realistis di layar, sementara pencahayaan dan tata suara memperkuat atmosfer horor yang melekat pada setiap kemunculan mereka.

Selain itu, aktor yang memerankan zombie menjalani pelatihan khusus untuk menguasai ekspresi dan gestur yang menyeramkan namun tetap sesuai dengan narasi film. Dengan pendekatan sinematik yang mendalam, Abadi Nan Jaya berhasil menghidupkan zombie sebagai simbol kehancuran dan trauma, bukan sekadar makhluk menakutkan, menjadikan film ini unik dalam genre horor lokal.