Ketegangan Dagang AS-UE, Dampak Tarif Trump terhadap Bitcoin

Bendera Uni Eropa.(freepik)

ASIAWORLDVIEW – Presiden Amerika Serikat Donald Trump telah mengumumkan tarif baru terhadap Uni Eropa (UE), yang akan berlaku minggu depan. Bitcoin sempat mengalami penurunan setelah pengumuman tarif terbaru Trump, meskipun mata uang kripto utama ini masih naik pada hari ini di tengah optimisme akan dimulainya kembali pembicaraan antara AS dan Iran.

Ia akan menaikkan tarif impor mobil dan truk dari Uni Eropa menjadi 25% mulai minggu depan karena kegagalan Uni Eropa untuk mematuhi kesepakatan perdagangan yang telah disepakati dengan AS. Ia mencatat bahwa tidak akan ada tarif jika Uni Eropa memproduksi mobil dan truknya di AS.

Tarif yang diberlakukan Trump ini mengancam akan meningkatkan ketegangan di pasar, terutama mengingat dampak yang telah ditimbulkannya pada harga kripto di masa lalu. Bitcoin sempat mengalami penurunan singkat setelah pengumuman presiden tersebut, jatuh ke level di bawah USD78.000.

Baca Juga:  
Harga Tak Kunjung Meroket, Bitcoin Mulai Lelah?

Menanggapi langkah Washington, UE menyatakan akan “terus membuka semua opsi” untuk melindungi kepentingan ekonominya. Pejabat senior Eropa, Bernd Lange, menyebut ancaman tarif tersebut “tidak dapat diterima” dan menunjukkan bahwa AS adalah mitra yang “tidak dapat diandalkan”.

Di sisi lain, Prancis melalui Presiden Macron telah mendesak UE untuk menggunakan “bazoka perdagangan” atau mekanisme anti-koersi sebagai balasan.

Tidak hanya berhenti pada isu dagang, ketegangan ini semakin diperumit oleh ancaman Trump yang mengaitkannya dengan isu keamanan, termasuk rencana penarikan sebagian besar tentara AS dari Jerman, menjadikan hubungan transatlantik berada di bawah tekanan yang multidimensi dan penuh ketidakpastian.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *