Waspada, Makanan dan Minuman Ini Ganggu Kualitas Tidur

Desserts atau makanan penutup yang menggugah selera.

ASIAWORLDVIEW – Beberapa makanan sebaiknya dihindari sebelum tidur karena dapat mengganggu kualitas istirahat. Juga memicu sulit tidur, atau menimbulkan ketidaknyamanan pada pencernaan.

Saat tidur, metabolisme tubuh melambat dan sistem pencernaan bekerja lebih ringan. Jika kita mengonsumsi makanan tertentu menjelang tidur, tubuh akan kesulitan beristirahat karena harus tetap bekerja mencerna makanan. Hal ini bisa menyebabkan sulit terlelap, sering terbangun di malam hari, atau rasa tidak nyaman di perut, mengutip Health, Sabtu (11/4/2026).

Makanan manis seperti es krim dan minuman bersoda sebaiknya tidak dikonsumsi menjelang tidur karena kandungan gula yang tinggi dapat memicu lonjakan energi atau sugar rush.

Baca Juga: Selain Tubuh Sehat, Buah dan Sayur Bikin Kulit Glowing

Kondisi ini membuat tubuh terasa lebih bersemangat dan sulit untuk rileks, padahal menjelang tidur tubuh membutuhkan keadaan tenang agar bisa beristirahat dengan optimal. Selain itu, lonjakan gula darah yang mendadak dapat mengganggu keseimbangan hormon yang berperan dalam siklus tidur, sehingga kualitas istirahat menurun. Selain itu, dapat meningkatkan risiko masalah kesehatan jangka panjang seperti obesitas, diabetes, dan gangguan metabolisme.

Makanan atau minuman berkafein sebaiknya dihindari sebelum tidur, seperti kopi, teh, dan cokelat sMakanan pedas: Dapat memicu refluks asam lambung dan rasa panas di perut, sehingga tidur terganggu.Makanan berlemak atau berat (pizza, gorengan, keju): Sulit dicerna dan bisa menyebabkan perut terasa penuh atau begah.Makanan manis (es krim, minuman bersoda): Gula tinggi dapat memicu lonjakan energi (sugar rush) yang membuat tubuh sulit rileks. Hal itu karena kandungan kafein di dalamnya dapat merangsang sistem saraf pusat. Kafein bekerja dengan cara menghambat adenosin, yaitu zat kimia alami dalam tubuh yang berperan menimbulkan rasa kantuk. Akibatnya, tubuh tetap terjaga dan sulit untuk rileks, sehingga waktu tidur bisa tertunda atau kualitas tidur menjadi terganggu.

Selain itu, konsumsi kafein menjelang tidur juga dapat meningkatkan detak jantung dan membuat pikiran lebih aktif, sehingga seseorang lebih sulit mencapai fase tidur nyenyak.

Makanan pedas juga harus dihinsari, berpotensi mengganggu kualitas tidur. Memicu refluks asam lambung, yaitu kondisi ketika asam dari lambung naik ke kerongkongan.

Selain itu, menimbulkan rasa panas atau terbakar di dada dan perut, yang sering disebut sebagai heartburn. Sensasi tidak nyaman tersebut biasanya semakin terasa ketika tubuh berada dalam posisi berbaring, sehingga membuat seseorang sulit terlelap atau sering terbangun di malam hari. Juga meningkatkan suhu tubuh dan merangsang metabolisme, yang justru membuat tubuh lebih aktif saat seharusnya bersiap untuk istirahat. Jika dikonsumsi menjelang tidur, efek ini bisa menyebabkan tidur menjadi tidak nyenyak dan kualitas istirahat menurun.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *