ASIAWORLDVIEW – Apakah daging olahan, minuman manis, dan makanan yang mengandung asam lemak trans yang aman untuk dikonsumsi? Ternyata terlalu banyak konsumsi jenis makanan tersebut menyebabkan masalah pada kesehatan.
Makalah yang diterbitkan di Nature Medicine, menemukan bahwa mengonsumsi bahkan kurang dari sepotong daging asap atau sekaleng soda per hari dikaitkan dengan risiko lebih tinggi terkena diabetes tipe 2, kanker usus besar, atau penyakit jantung iskemik.
Beberapa penelitian menunjukkan bahwa daging olahan, minuman berpemanis, dan lemak trans berkontribusi pada penyakit kronis. Mengurangi konsumsi makanan ini dapat secara signifikan mengurangi risiko penyakit yang mengancam jiwa.
Baca Juga: Tips Memilih Camilan Sehat untuk Anak
“Penting untuk tidak terlalu banyak konsumsi makanan ini,” ujar McKale Montgomery, PhD, RD, LD, ahli diet terdaftar dan asisten profesor ilmu gizi di Texas Christian University, mengutip Health.
Untuk daging olahan, mengonsumsi sedikitnya 0,6 gram hingga 57 gram (sekitar lima potong daging asap) per hari dikaitkan dengan risiko diabetes tipe 2 dan kanker kolorektal yang masing-masing sebesar 11% dan 7% lebih besar. Mengonsumsi 50 gram sehari (kira-kira satu hot dog) dikaitkan dengan 30% risiko diabetes tipe 2 yang lebih tinggi dan 26% peningkatan kemungkinan kanker usus besar.
Mengonsumsi antara 1,5 gram hingga 390 gram minuman berpemanis setiap hari (sekitar 12 ons soda) dikaitkan dengan risiko diabetes tipe 2 yang 8% lebih tinggi dan risiko penyakit jantung iskemik yang sedikit lebih tinggi.
Sementara itu, lemak trans yang terdiri dari 0,25 hingga 2,56% dari kalori harian dikaitkan dengan risiko penyakit jantung iskemik 3% lebih besar.
