ASIAWORLDVIEW – Mudik telah menjadi tradisi yang melekat dalam kehidupan masyarakat Indonesia setiap kali Lebaran tiba. Aktivitas pulang kampung ini bukan sekadar perjalanan fisik, tetapi juga sarat makna sosial dan emosional karena mempertemukan kembali keluarga besar yang terpisah oleh jarak.
Mudik mencerminkan nilai kebersamaan, silaturahmi, dan penghormatan terhadap orang tua serta sanak saudara. Selain itu, fenomena ini turut menggerakkan perekonomian daerah karena adanya lonjakan mobilitas, konsumsi, dan aktivitas perdagangan di kampung halaman.
Tiket.com melihat tren mudik di Indonesia kini mengalami perubahan signifikan. Jika sebelumnya masyarakat cenderung membeli tiket transportasi menjelang hari Lebaran, kini banyak yang memilih untuk memesan jauh-jauh hari.
“Pergeseran ini dipengaruhi oleh meningkatnya kesadaran akan keterbatasan kapasitas transportasi, tingginya permintaan saat musim mudik, serta kemudahan akses pemesanan tiket secara online,” kata Andi Hendrawan, Director of Transportation tiket.com dalam konferensi pers program Ramadan dan Tiket Hari Raya (THR), inovasi fitur tiket DownPay, serta tren mudik Lebaran 2026.
Baca Juga: Fitur DownPayment, Pesan Tiket Lebaran dengan Uang Muka Lebih Rendah
Menjelang Lebaran 2026, tiket pesawat di platform tiket.com sudah banyak dipesan oleh masyarakat. Antusiasme ini menunjukkan bahwa tren mudik semakin terencana, dengan banyak orang memilih memesan tiket jauh-jauh hari untuk memastikan kepastian perjalanan dan menghindari lonjakan harga menjelang hari raya. Lonjakan pemesanan ini juga mencerminkan tingginya mobilitas masyarakat Indonesia saat Lebaran, di mana mudik menjadi tradisi penting untuk berkumpul bersama keluarga.
Selain itu, kemudahan akses pemesanan secara online membuat masyarakat lebih praktis dalam mengatur perjalanan, sekaligus memperlihatkan bagaimana teknologi digital kini berperan besar dalam mendukung tradisi tahunan mudik.
“Sepanjang minggu pertama Januari hingga minggu kedua Februari 2026, pemesanan tiket pesawat mencatat pertumbuhan sebesar 50%, di mana secara spesifik rebound mulai signifikan terjadi pada minggu ke-5 hingga ke-7. Tak hanya tiket pesawat, tren kenaikan juga terlihat pada moda transportasi lainnya. Pemesanan tiket kereta api tumbuh sebesar sebesar 56% pada
periode yang sama, dengan tren rebound yang mulai signifikan pada minggu ke-5 hingga ke-7,” pungkasnya.
