ASIAWORLDVIEW – Kulit berminyak terjadi ketika kelenjar sebasea menghasilkan sebum atau minyak alami secara berlebihan. Kondisi ini membuat wajah tampak mengilap. Apalagi di area T-zone, dahi, hidung, dan dagu. Kondisi ini dapat memperbesar pori-pori dan memicu munculnya komedo maupun jerawat.
Sebum berfungsi menjaga kelembapan dan melindungi kulit, namun produksi yang terlalu banyak justru mengganggu penampilan karena membuat kulit terlihat kusam dan riasan cepat luntur. Faktor penyebabnya bisa berasal dari genetik, hormon, pola makan, hingga penggunaan produk perawatan yang tidak sesuai. Karena itu, mengenali ciri-ciri kulit berminyak dan melakukan perawatan yang tepat sangat penting untuk menjaga kesehatan sekaligus penampilan kulit.
Rutinitas ideal untuk kulit berminyak yang membantu menjaga kulit tetap terhidrasi, nyaman, dan seimbang—tidak terlalu berminyak maupun terlalu kering. Rutinitas ini harus membantu menghidrasi kulit dan meminimalkan kilau berlebih, tanpa menyumbat pori-pori atau mengganggu lapisan pelindung kulit. Berikut adalah beberapa langkah inti yang kami rekomendasikan untuk dimasukkan ke dalam rutinitas perawatan kulit berminyak Anda.
Karena kulit berminyak tetap membutuhkan hidrasi dan dukungan lapisan pelindung yang hati-hati, kami telah menyertakan bahan-bahan seperti ceramides, asam hialuronat, dan niacinamide. Anda dapat membaca lebih lanjut tentang cara kerja niacinamide.
Baca Juga: Tips Memilih Skincare untuk Kulit Sensitif, Fokus pada Skin Barrier

Pembersihan adalah langkah pertama dalam rutinitas perawatan kulit berminyak yang baik. Cari pembersih yang lembut dan tidak mengeringkan, yang diformulasikan khusus untuk kulit berminyak. Pembersih berbusa sering menjadi pilihan favorit untuk kulit berminyak, karena formula ini dapat membersihkan minyak berlebih dari permukaan kulit secara menyeluruh.
Salah satu pilihan yang bagus untuk kulit berminyak dengan kandungan niacinamide untuk membersihkan secara mendalam dan menghilangkan minyak tanpa mengganggu lapisan pelindung kulit (yang dapat membuat kulit terasa kencang atau kering).
Kulit berminyak dapat menggunakan serum wajah ringan dan bebas minyak dengan bahan seperti retinol. Untuk kulit berminyak dan rentan jerawat, perawatan jerawat dengan benzoyl peroxide atau asam salisilat dapat membantu mengontrol jerawat. Krim mata juga dapat diaplikasikan sebagai langkah opsional setelah serum atau gel perawatan untuk membantu mengurangi tampilan lingkaran hitam atau bengkak di bawah mata.
Orang dengan kulit berminyak disarankan untuk membersihkan wajah dua kali sehari (pagi dan malam), serta setelah berkeringat (kecuali atas anjuran dokter kulit). Kulit berminyak juga dapat diuntungkan dengan menggunakan toner bebas alkohol setelah pembersihan untuk membantu menghilangkan sisa kotoran di kulit.
