ASIAWORLDVIEW – Seiring dengan berakhirnya tahun 2025, harga kripto menunjukkan tanda-tanda pemulihan, dengan kenaikan di berbagai token utama. Pasar kripto mengalami lonjakan lebih dari 2% dalam perdagangan akhir tahun 2025, Rabu (31/12/2025).
Bitcoin, Ethereum, XRP, dan Solana berada di garis depan pemulihan. Ini adalah rally setelah beberapa minggu konsolidasi, dan adanya optimisme investor yang semakin meningkat menjelang tahun 2026.
Harga kripto menunjukkan kekuatan baru dalam sesi Rabu. Harga Bitcoin telah mengonsolidasikan di sekitar level USD89.000 dan memperoleh momentum setelah periode panjang di pasar sideways. Ether mencapai level tertinggi USD2.900, sementara XRP dan Solana masing-masing naik lebih dari 2%.
Altcoin lain seperti Canton (CC) naik 14%, Humanity Protocol naik 12%, dan Chiliz serta Lighter masing-masing naik 11%. Token LIT yang diperkenalkan oleh Lighter DEX didistribusikan secara airdrop sebesar 25%, yang menyebabkan pergerakan harga yang signifikan.
Hal ini menambah kenaikan harga kripto secara keseluruhan, yang sebelumnya tertekan oleh penjualan keuntungan yang berkepanjangan dan kekhawatiran regulasi pada awal kuartal.
Baca Juga: Harga Bitcoin, Ethereum, XRP, dan ADA Turun di Tengah Tekanan Pasar Akhir Tahun
ETF kripto spot mencatat aliran dana signifikan pada 30 Desember, menandakan kembalinya permintaan institusional. Menurut data Sosovalue, terdapat aliran dana bersih sebesar USD428 juta ke ETF Bitcoin, Ethereum, dan Solana.
Bitcoin sendiri mengumpulkan USD355 juta, dengan Ethereum dan XRP menempati posisi kedua dan ketiga dengan USD68 juta dan USD15,5 juta masing-masing. ETF Solana menerima aliran dana sebesar $5,2 juta.
BlackRock mengumumkan bahwa kliennya membeli 143,7 juta Bitcoin melalui perusahaan tersebut, yang semakin mengonfirmasi minat institusional. Pemulihan aliran dana ETF tampaknya telah menstabilkan harga kripto dan menghidupkan kembali minat pasar, setelah beberapa sesi aliran keluar.
Fokus investor kini beralih ke perspektif makroekonomi. Catatan rapat Federal Reserve terbaru menunjukkan bahwa pembuat kebijakan terbagi, terutama terkait data inflasi dan tenaga kerja.
Laporan pekerjaan AS berikutnya yang akan dirilis pada 9 Januari kini menjadi sorotan, karena ini kemungkinan akan mengisi kekosongan yang ditinggalkan oleh penutupan pemerintah baru-baru ini.
Ketidakpastian seputar penurunan suku bunga pada 2026 masih mengganggu sentimen, tetapi gambaran likuiditas secara keseluruhan terlihat baik dalam hal harga kripto di tahun baru. Para trader sedang menyesuaikan posisi mereka berdasarkan data yang berpotensi mempengaruhi pasar saat mereka mengevaluasi posisi untuk kuartal pertama 2026.
