ASIAWORLDVIEW – Harga Shiba Inu (SHIB) hari ini, Selasa (10/3/2026), berada di kisaran Rp0,089–Rp0,093 per token dengan volume perdagangan harian mencapai lebih dari Rp1,8 triliun. Nilai ini menunjukkan pergerakan yang relatif stabil dalam 24 jam terakhir, meskipun tren jangka panjang masih menurun dibandingkan tahun sebelumnya.
Shiba Inu mengalami peningkatan sebesar 658% dalam aliran spot dalam 12 jam terakhir, menurut data CoinGlass. Peningkatan ini terjadi di tengah pemulihan pasar, dengan sebagian besar aset kripto kembali ke zona hijau setelah penjualan massal sebelumnya.
Menurut data CoinGlass, aliran spot masuk Shiba Inu mencapai $2,52 juta, sementara aliran spot keluar mencapai USD2,25 juta. Perbedaan sebesar USD268.940 menghasilkan lonjakan aliran spot bersih sebesar 658,56%.
Lonjakan aliran spot Shiba Inu bertepatan dengan peningkatan minat terbuka. Minat terbuka SHIB naik 9,39% dalam 24 jam terakhir menjadi USD62,98 juta seiring dengan peningkatan leverage di pasar. Pergerakan harga SHIB Harga Shiba Inu membalikkan penurunan empat hari setelah melonjak ke USD0,00000587 pada 4 Maret.
Baca Juga: Harga Shiba Inu Hari Ini Turun Tipis, Komunitas Tetap Jadi Penopang
Shiba Inu naik ke USD0,00000548 sebelumnya, dekat level di mana saat ini diperdagangkan. Bollinger Bands Shiba Inu menyempit pada grafik mingguan. Sinyal teknis klasik ini menyarankan koin meme tersebut mungkin sedang mengkonsolidasikan diri untuk pergerakan besar yang potensial.
Penyempitan band terjadi setelah penurunan harga mingguan berturut-turut, dengan harga SHIB turun dalam tiga minggu terakhir. Pergerakan pasar kripto secara keseluruhan akan dipantau terkait pemulihan harga Shiba Inu. Data inflasi AS menjadi katalis utama yang perlu diperhatikan pekan ini, karena dapat memengaruhi sentimen pasar dan potensi pemotongan suku bunga Federal Reserve.
Harga Shiba Inu hari ini di Indonesia berada di sekitar Rp0,09 per token dengan tren jangka panjang yang masih menurun. Meski tetap populer di kalangan investor ritel karena komunitasnya yang besar, SHIB tetap tergolong aset spekulatif dengan risiko tinggi. Bagi investor, penting untuk memantau pergerakan harga secara real-time dan mempertimbangkan strategi diversifikasi agar lebih aman menghadapi volatilitas pasar kripto.
