ASIAWORLDVIEW – Harga Shiba Inu baru-baru ini menembus pola Falling Wedge, sebuah formasi yang biasanya dikenali sebagai sinyal pembalikan naik dalam analisis teknikal. Pola ini ditandai dengan konsolidasi ke bawah dengan titik tertinggi dan terendah yang lebih rendah, yang pada akhirnya mengarah pada penembusan reli koin meme.
Menurut analis Bezos Crypto, harga Shiba Inu telah menyelesaikan penembusan dari Falling Wedge, sebuah pola yang terkait dengan pergerakan naik yang kuat. Formasi ini sering kali mengindikasikan pembalikan tren, dengan pergerakan harga SHIB bergeser dari tren turun ke tren naik.
Pada contoh sebelumnya, formasi serupa telah menghasilkan keuntungan besar untuk SHIB, memicu optimisme di antara para pedagang dan investor. Penembusan ini disertai dengan peningkatan volume perdagangan yang nyata, yang menunjukkan partisipasi yang kuat dari para investor.
Baca juga: Shiba Inu Burn Melonjak 2000%, Sebabkan Sentimen Pasar
Konfirmasi volume adalah aspek penting untuk memvalidasi reli koin meme, karena ini mengindikasikan minat beli yang meningkat. Jika harga Shiba Inu mempertahankan momentumnya, harga dapat mencapai target harga yang diproyeksikan sebesar $0,00008841, yang mencerminkan kenaikan 422%.
Sementara itu, baru-baru ini, paus SHIB telah memicu volatilitas dengan melepas 2,1 triliun token, menambah ketidakpastian pada pergerakan harga. Transaksi mendadak senilai USD32,55 juta tersebut telah menimbulkan kekhawatiran akan potensi tekanan jual.
Lebih dari itu, tren harga Bitcoin, memainkan peran penting dalam menentukan lintasan harga Shiba Inu. Secara historis, altcoin seperti SHIB telah menunjukkan pergerakan harga yang kuat selama fase bullish Bitcoin. Ketika Bitcoin berkonsolidasi atau trennya lebih tinggi, altcoin sering kali mendapatkan keuntungan dari peningkatan likuiditas pasar dan sentimen positif.
