ASIAWORLDVIEW – Ramai-ramai perusahaan mulai memasuki pasar aset digital. EBC Financial Group (EBC) mengumumkan peluncuran produk Contracts for Difference (CFD) untuk Bitcoin (BTC). Dengan penambahan Bitcoin ke dalam portofolio, EBC kini menawarkan enam kategori aset utama yang mencakup pasangan mata uang, logam mulia, indeks, saham AS, ETF, dan aset digital.
David Barrett, CEO EBC Financial Group (UK) Ltd., menyatakan, dengan diversifikasi ini memungkinkan para trader untuk menjelajahi peluang investasi lintas sektor dengan fleksibilitas dan efisiensi yang lebih tinggi. Selain itu, mencerminkan respons EBC terhadap dinamika pasar yang terus berkembang.
“Penambahan Bitcoin CFD adalah langkah alami dalam strategi multi-aset global kami. Klien kami semakin menginginkan fleksibilitas untuk bertransaksi di berbagai kelas aset, baik yang tradisional maupun yang baru, dalam satu platform,” ia mengatakan, seperti yang dikutip Asiaworldview.com, Kamis (23/10/2025).
Baca Juga: Harga Bitcoin Naik Tipis di Tengah Volatilitas, Pemegang Jangka Pendek Tertekan
Hal ini menandai langkah strategis dalam memperluas akses perdagangan aset digital bagi trader global yang memenuhi syarat. Peluncuran ini memperkuat komitmen EBC dalam menyediakan instrumen keuangan yang relevan dan diminati di pasar global.
“Di EBC, tujuan kami adalah memberdayakan klien dengan pendidikan literasi keuangan, alat perdagangan, dan akses pasar yang mereka perlukan untuk memanfaatkan peluang di pasar global,” ia menambahkan.
Sering dijuluki “emas digital”, Bitcoin memulai tahun 2025 sebagai salah satu aset terbesar di dunia berdasarkan nilai kapitalisasi pasar. Pada Juni 2025, Bitcoin menempati posisi kelima dengan nilai sekitar USD2,1 triliun.
Meskipun terjadi fluktuasi pada kuartal ketiga, tetap berada di jajaran sepuluh besar dengan kapitalisasi pasar sekitar USD2,2 triliun. Dengan likuiditas tinggi dan pasar yang beroperasi 24 jam sehari, Bitcoin menjadi instrumen penting bagi para trader yang menghadapi fluktuasi harga.
