ASIAWORLDVIEW – Room Art Fair 2026 di 25hours Hotel Jakarta menghadirkan pengalaman unik, kamar hotel yang biasanya privat disulap menjadi ruang galeri publik. Di sini, menampilkan karya seni kontemporer langsung di dalam ruangan.
Seluruh lantai 10 di 25hours Jakarta The Oddbird disulap menjadi galeri seni dalam ajang Room Art Fair 2026. Pengunjung diajak merasakan pengalaman berbeda dari pameran konvensional, karena karya seni tidak hanya terpajang di dinding, tetapi juga menghiasi kasur, meja, hingga kamar mandi.
Konsep ini semakin relevan karena bertepatan dengan peringatan Hari Seni Sedunia pada 15 April, menekankan bahwa seni bukan sekadar tontonan eksklusif, melainkan bagian dari keseharian yang dapat dinikmati siapa saja.
Baca Juga: Pameran Room Art Fair, Ruang Kolaborasi Seni Lintas Generasi

Lukisan dan instalasi yang menyatu dengan ruang hotel menciptakan atmosfer unik, menjadikan seni bagian dari keseharian. Akhirnya menghadirkan interaksi yang lebih intim antara karya dan penikmatnya.
Lukisan yang ditampilkan di Room Art Fair 2026 di Hotel 25hours Jakarta The Oddbird berasal dari berbagai galeri dan seniman berbagai kalangan. Menghadirkan ragam gaya mulai dari abstrak, figuratif, hingga eksperimental.
Lukisan abstrak menonjolkan permainan warna dan bentuk bebas, karya figuratif menghadirkan narasi visual yang lebih dekat dengan realitas. Sementara karya eksperimental menantang batas medium dan ruang.
Keberagaman ini menciptakan dinamika visual yang kaya, di mana setiap kamar hotel menjadi ruang eksplorasi artistik dengan karakter berbeda. Konsep ini sengaja mengaburkan batas antara ruang pribadi dan publik. Alhasil setiap kamar terasa seperti labirin seni yang hidup.
