XRP Diprediksi Tembus USD6, Ripple Isyaratkan Raih Dukungan Pemerintah

RLUSD

ASIAWORLDVIEW – Analis terkemuka memperkirakan bahwa XRP dapat naik hingga USD6 pada November. Hal ini terjadi setelah CEO Ripple memberi isyarat bahwa pemerintah AS akan mengadopsi token tersebut dalam cadangan kripto strategisnya.

Analis kripto terkemuka EGRAG Crypto memprediksi bahwa altcoin ini mungkin akan melonjak ke kisaran USD 6 hingga USD7 sebelum pertengahan November. Prediksinya didasarkan pada analisis fraktal, di mana pola grafik yang berulang menunjukkan kelanjutan tren bullish.

Meskipun model-model ini tidak menjamin kepastian, mereka telah mendapatkan popularitas di kalangan trader yang mencari sinyal yang dapat diulang di pasar yang volatil. Proyeksi ini muncul saat token tersebut membangun momentum bullish.

Misalnya, peluncuran ETF REX-Osprey XRPR yang akan datang memberikan legitimasi baru bagi altcoin di pasar AS. Selain uang tunai, obligasi pemerintah, dan derivatif, dana yang didirikan sesuai dengan Undang-Undang ’40 Act’ ini secara langsung memegang XRP. Token tersebut sendiri menerima sekitar 80% dari aset.

Baca Juga: XRP Cetak Sejarah Baru, Ungguli Perusahaan Triliunan Dolar

Ini menjadikannya ETF spot pertama yang terdaftar di AS yang menawarkan eksposur langsung ke token. Ini dapat menandai momen krusial bagi investor yang mencari akses yang diatur. Analis mencatat bahwa produk semacam ini dapat menarik aliran dana institusional yang signifikan.

Perlu juga dicatat bahwa terdapat penurunan signifikan dalam cadangan token di bursa kripto besar. Cadangan XRP cold storage Coinbase telah turun hampir 90% antara Juni dan September 2025. Analis berspekulasi tentang alasan di balik hal ini, dengan banyak yang menyatakan bahwa token tersebut telah dijual.

Dalam perkembangan terpisah, CEO Ripple Brad Garlinghouse mengungkapkan bahwa token tersebut akan dimasukkan ke dalam cadangan aset digital pemerintah AS yang akan datang. Berbicara dengan Bloomberg, Garlinghouse menjelaskan bahwa pembentukan cadangan strategis ini mencerminkan pengakuan yang lebih luas terhadap kripto sebagai bagian dari perencanaan ekonomi nasional.

“Ini menunjukkan kepercayaan yang semakin besar terhadap XRP sebagai aset digital yang stabil dan andal,” katanya. Selain itu, CEO Ripple juga mengungkapkan bahwa lebih banyak produk ETF akan diluncurkan segera, dengan lebih dari sepuluh perusahaan yang menunggu. Menurutnya, produk-produk ini akan memberikan titik masuk yang lebih aman bagi investor institusional ke pasar.