ASIAWORLDVIEW – Indeks saham acuan Jakarta melonjak karena para investor menyambut baik penunjukan eksekutif baru di perusahaan induk investasi milik negara, Daya Anagata Nusantara (Danantara). Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) naik 74,4 poin atau 1,21%, menjadi ditutup pada 6.235, dengan saham-saham finansial memimpin kenaikan.
Sektor keuangan naik 2,93 persen, diikuti oleh sektor kesehatan yang naik 2,11 persen. Sektor bahan dasar dan transportasi masing-masing naik 1,16 persen dan 1,06 persen. Saham-saham teknologi, bagaimanapun, turun 0,4 persen menjadi 7.355.
Baca Juga: IHSG Berada di Posisi Terendah, Bagaimana Nasib Perekonomian Indonesia?
“Pasar merespons positif pengangkatan dewan direksi dan dewan penasihat Danantara,” kata Trioksa Siahaan, Wakil Presiden Senior Lembaga Pengembangan Perbankan Indonesia (LPPI). “Langkah ini diharapkan dapat meningkatkan tata kelola dan memastikan kebijakan investasi yang lebih terukur.”
Mantan Perdana Menteri Thailand Thaksin Shinawatra dan investor ternama asal Amerika Serikat Ray Dalio telah ditunjuk sebagai anggota dewan penasihat sovereign wealth fund. Nama-nama terkemuka lainnya di dewan penasihat termasuk ekonom Universitas Columbia Jeffrey Sachs dan manajer portofolio ekuitas terkemuka F. Chapman Taylor.
Di luar faktor domestik, perkembangan eksternal juga mengangkat sentimen pasar. Bursa saham Indonesia mengikuti kenaikan di Wall Street, didorong oleh ekspektasi penurunan tarif AS. Dolar AS, bagaimanapun, menguat ke level tertinggi tiga minggu setelah data ekonomi yang positif.
