Menu MBG Sehat: Hindari Ayam dan Ikan Kurang Matang, Pemicu Gangguan Pencernaan

Menu MBG sehat

ASIAWORLDVIEW – Kasus mual dan muntah yang dialami anak-anak setelah mengonsumsi Makanan Bergizi Gratis atau MBG ternyata bukan tanpa sebab. Hal itu diakibatkan pemilihan menu yang dianggap kurang pas.

Asiaworldview mengutip dari berbagai sumber, menu MBG dengan ayam bakar dan ikan barbeque ternyata berkaitan dengan metode pemasakan yang digunakan. Alih-alih memakai oven besar atau alat pemanggang standar, proses pembakaran dilakukan dengan torch—alat yang biasanya dipakai hanya untuk karamelisasi atau menggosongkan permukaan daging tipis.

“Menu yang juga menyebabkan anak-anak mual dan muntah adalah ayam bakar dan ikan barbeque. Setelah ditelusuri, ternyata proses pembakaran tidak menggunakan oven besar, tetapi alat torch yang biasanya hanya digunakan untuk karamelisasi atau menggosongkan daging tipis, sehingga tingkat kematangan tidak sampai ke bagian dalam,” ucap Wakil Kepala BGN, Nanik Sudaryati Deyang dalam Instagram resmi @nanik_deyang, mengutip Antara, Senin (20/4/2026).

Akibatnya, tingkat kematangan tidak merata dan bagian dalam daging tidak benar-benar matang. Kondisi ini berpotensi menimbulkan masalah kesehatan karena daging yang kurang matang dapat mengandung bakteri atau zat berbahaya yang memicu gangguan pencernaan.

Baca Juga: Cegah Super Flu dengan Imunitas Kuat, Konsumsi Makanan Bergizi Seimbang

Temuan ini menegaskan pentingnya standar keamanan pangan dalam setiap proses penyajian makanan, terutama untuk konsumsi anak-anak.Hal yang paling penting lainnya, gizi dan nustrinya tetap tersimpan dalam makanan.

Menu MBG yang pas dan menyehatkan bagi anak-anak sebaiknya terdiri dari kombinasi karbohidrat, protein, lemak sehat, serta buah dan sayuran. Contohnya, nasi atau kentang sebagai sumber energi, dipadukan dengan lauk seperti ayam kukus atau ikan panggang yang matang sempurna untuk memenuhi kebutuhan protein.

Tambahkan sayuran rebus atau tumis ringan seperti wortel, brokoli, dan bayam untuk vitamin serta serat. Buah segar seperti pisang atau apel bisa menjadi pelengkap sekaligus sumber antioksidan. Untuk minuman, susu rendah lemak atau air putih lebih baik dibanding minuman manis. Dengan komposisi ini, anak-anak mendapatkan gizi seimbang yang mendukung pertumbuhan, menjaga daya tahan tubuh, sekaligus aman dikonsumsi tanpa risiko gangguan pencernaan.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *