ASIAWORLDVIEW – HUAWEI baru saja meluncurkan jajaran ponsel andalannya yang lebih konvensional, yaitu Pura 90 Pro dan Pura 90 Pro Max, hari ini, Senin (20/4/2026). Model yang terakhir merupakan varian teratas pada generasi ini, karena tidak akan ada varian Ultra.
Mulai dari layarnya, HUAWEI Pura 90 Pro dilengkapi layar berukuran 6,6 inci, sedangkan Pro Max memiliki layar yang lebih besar, yaitu 6,9 inci. Keduanya memiliki satu lubang kamera di bagian atas layar.
HUAWEI masih berusaha membuat produknya terlihat berbeda secara visual. Pro Max mengadopsi apa yang disebutnya sebagai “estetika warna emosional,” yang memiliki bingkai logam gradasi dua warna. Ini pertama di industri dan tema tanpa bingkai yang bercahaya. Ponsel ini hadir dalam warna Orange Ocean, Emerald Lake, Sunset Purple, Dawn Gold, dan Obsidian Black.
Varian Pro standar tampil lebih kalem dengan pilihan warna Pink Guava, Orange Soda, Coconut White, dan Mulberry Black.
Untuk kamera, HUAWEI Pura 90 Pro Max dilengkapi sensor utama 50MP RYYB (1/1.28 inci) dengan OIS, dipadukan dengan teknologi LOFIC dan aperture variabel berkisar antara f/1.4 hingga f/4.0. Huawei mengklaim kamera ini menawarkan rentang dinamis hingga 16 kali lebih besar daripada iPhone 17 Pro Max, disertai detail sorotan dan bayangan yang jauh lebih baik.
Baca Juga: HUAWEI Pura X Max, Ponsel Lipat Horizontal Pertama di Pasar Smartphone

Kamera ini didukung oleh kamera ultra-lebar 40MP RYYB dan kamera telefoto periskop 200MP RYYB (juga 1/1.28 inci), yang menawarkan zoom optik 4x dan zoom “kualitas optik” hingga 8x. Huawei menyatakan sistem telefoto ini menangkap cahaya hingga lima kali lebih banyak daripada iPhone 17 Pro Max, sebagian berkat apa yang disebutnya sebagai prisma super konsentrasi tiga-dalam-satu pertama di industri. Sistem ini juga memiliki peringkat stabilisasi CIPA 7.0.
Varian standar Pura 90 Pro sedikit mengurangi spesifikasi namun tetap mempertahankan filosofi inti yang sama. Ponsel ini menggunakan sensor utama RYYB 50MP (1/1.28 inci) dengan OIS dan pengaturan aperture variabel yang sama (f/1.4–f/4.0), dipadukan dengan lensa ultra-wide RYYB 12.5MP (13mm) dan lensa telefoto periskop 50MP dengan zoom optik 4x dan zoom berkualitas optik hingga 8x.
Kedua ponsel ini berada di bawah merek XMAGE Huawei dan dilengkapi lensa multispektral Red Maplee. Keduanya juga memiliki fitur seperti foto dinamis 3D, peningkatan potret, dan alat pemotretan yang didukung AI.
Berbeda dengan HUAWEI Kirin 9030 Pro pada Pura X Max yang dapat dilipat, kedua perangkat ini menggunakan prosesor Kirin 9030S. Perusahaan mengklaim peningkatan 200 persen dalam pemahaman gambar NPU, serta peningkatan dalam pemrosesan warna AI ISP, kejernihan video telefoto, dan akurasi stabilisasi.
Dari sisi perangkat lunak, kedua ponsel menjalankan HarmonyOS 6.1. Dan AI menjadi bagian utama dari penawaran ini. Fitur-fitur tersebut meliputi rekomendasi pose AI, komposisi yang dibantu AI, penyempurnaan potret, dan pembuatan foto dengan satu ketukan. Asisten Xiaoyi juga mendapat pembaruan seperti pengenalan arah real-time dan deteksi sidik suara.
HUAWEI Pro Max juga dilengkapi dengan pelindung kaca Kunlun dari Huawei, yang menurut perusahaan dapat mengurangi pantulan hingga 70 persen sekaligus secara signifikan meningkatkan ketahanan terhadap goresan (hingga 16 kali lipat) dan ketahanan terhadap benturan (hingga 25 persen). Terdapat pula dukungan untuk peningkatan suara jarak jauh, yang memperluas jangkauan perekaman suara hingga 10 meter.
