Dugaan Kebocoran Data Instagram, Reset Password Justru Titik Lemah Keamanan

Instagram

ASIAWORLDVIEW – Dugaan kebocoran data pengguna Instagram belakangan ini menimbulkan kekhawatiran, terutama terkait informasi yang beredar mengenai proses reset kata sandi. Isu tersebut memunculkan spekulasi bahwa sistem keamanan Instagram mungkin memiliki celah yang memungkinkan data sensitif pengguna terekspos atau dimanfaatkan pihak tidak bertanggung jawab.

“Tidak ada password pengguna yang dapat diakses atau diperoleh oleh pihak mana pun selain oleh pemilik akun itu sendiri, serta tidak ditemukan indikasi penyalahgunaan fitur reset password untuk pengambilan data oleh pihak eksternal, ujar Direktur Jenderal Pengawasan Ruang Digital Kementerian Komunikasi dan Digital (Kemkomdigi), Alexander Sabar dalam keterangannya.

Proses reset kata sandi yang seharusnya menjadi mekanisme perlindungan justru dipandang rawan jika tidak didukung oleh verifikasi berlapis dan enkripsi yang kuat. Situasi ini menyoroti pentingnya transparansi dari pihak platform dalam menjelaskan langkah-langkah keamanan yang diterapkan.

Baca Juga: AI Jadi Senjata Baru Hacker, Serangan Siber Kini Lebih Cepat, Cerdas dan Berbahaya

Selain itu, mengingatkan pengguna untuk lebih waspada dengan praktik keamanan digital. Misanlnya, penggunaan kata sandi yang unik, aktivasi autentikasi dua faktor, serta pemantauan aktivitas akun secara rutin.

Kemkomdigi meminta penjelasan resmi dari Meta selaku penyelenggara sistem elektronik (PSE) layanan instagram terkait isu dugaan kebocoran data pengguna dan informasi yang beredar mengenai proses reset kata sandi. Proses reset kata sandi merupakan mekanisme internal yang berjalan melalui sistem resmi Instagram dan tidak membuka akses kata sandi kepada pihak lain.

“Pemanggilan terhadap Meta terkait isu ini merupakan bagian dari komitmen negara dalam melindungi data pribadi masyarakat dan menjaga keamanan ruang digital nasional. Proses pendalaman masih berlangsung dan hasilnya akan menjadi dasar evaluasi lanjutan,” ia menambahkan.