Teknologi Blockchain Tawarkan Transparansi dan Keamanan

acara Focus Group Discussion (FGD): “Menggali Potensi Kolaborasi Aset Kripto dan Industri Jasa Keuangan di Indonesia”, Kamis (13/2/2025)

ASIAWORLDVIEW – Malikulkusno Utomo selaku Sekretaris Jenderal Aspakrindo – ABI, yang biasa dipanggil Dimas, berbagi informasi mengenai teknologi blockchain. Ia menekankan blockchain menawarkan transparansi, keamanan, dan efisiensi yang sangat membantu dalam berbagai sektor, termasuk keuangan, perdagangan, dan logistik.

Dalam acara Focus Group Discussion (FGD): “Menggali Potensi Kolaborasi Aset Kripto dan Industri Jasa Keuangan di Indonesia”, Kamis (13/2/2025), ia menekankan teknologi blockchain menekankan transparansi dan keamanan. Blockchain beroperasi pada jaringan yang terdesentralisasi, yang berarti tidak bergantung pada otoritas pusat. Ini mengurangi risiko satu titik kegagalan dan membuat sistem lebih kuat dan tangguh.

“Semua transaksi pada blockchain direkam pada buku besar publik, yang dapat dilihat oleh siapa pun. Transparansi ini membantu membangun kepercayaan dan memastikan bahwa semua peserta dapat memverifikasi transaksi secara mandiri. Teknologi ini berjalan secara global, bukan di Indonesia saja,” ia mengatakan.

Baca Juga: OJK Pastikan Keamanan dan Stabilitas Ekosistem Cyrptocurrency di Indonesia

Blockchain menggunakan algoritma kriptografi untuk mengamankan data. Setelah transaksi dicatat, itu tidak dapat diubah atau dihapus, membuatnya sangat aman dan tahan terhadap perusakan atau penipuan. Jaringan ini merampingkan proses dengan menghilangkan kebutuhan untuk perantara. Misalnya, dalam transaksi keuangan, blockchain dapat mengurangi waktu dan biaya yang terkait dengan proses perbankan tradisional.

Perlu diketahui, teknologi blockchain telah membuka jalan bagi bentuk-bentuk baru aset digital, seperti cryptocurrency dan token non-funible (NFT). Inovasi -inovasi ini telah membuka peluang baru untuk investasi, kepemilikan, dan interaksi digital.

“Karena data pada blockchain tidak dapat diubah, itu memastikan integritas dan keakuratan informasi. Ini sangat penting dalam industri seperti manajemen rantai pasokan, di mana memverifikasi keaslian barang sangat penting, ia menambahkan.