ASIAWORLDVIEW – Indonesia telah mengalami peningkatan kejahatan siber seperti peretasan, pembobolan data, penipuan online, phishing, dan serangan ransomware. Ancaman-ancaman ini menargetkan individu, bisnis, dan organisasi pemerintah.
Adi Rusli, Country Manager Indonesia, Palo Alto Networks menjelaskan keamanan siber di Indonesia menjadi prioritas utama karena ekonomi digital yang terus berkembang. Apalagi meningkatnya jumlah serangan siber, dan ambisi negara ini untuk menjadi pemimpin di bidang digital.
“Indonesia, seperti banyak negara lainnya, rentan terhadap serangan siber. Kelompok-kelompok peretas terkadang menargetkan situs web pemerintah atau infrastruktur penting,” ia menyebutkan.
Baca Juga: Alasan iPhone 16 Dilarang Beredar di Indonesia
Pemerintah telah mengambil langkah signifikan untuk memperkuat infrastruktur keamanan siber dan meningkatkan kesadaran. Namun tantangan seperti kurangnya tenaga profesional yang terampil, ancaman siber yang terus berkembang, dan kerentanan pada infrastruktur penting masih ada.
“Upaya berkelanjutan untuk meningkatkan kolaborasi pemerintah-swasta, memperkuat peraturan perundang-undangan, dan meningkatkan tenaga kerja keamanan siber akan menjadi kunci untuk memastikan masa depan digital Indonesia tetap aman,” ia menjelaskan.
