YUKI Ubud Berikan Nuansan Izakaya Kontemporer dengan Sentuhan Spiritual Bali

Ragam makanan dan minuman yang disajikan YUKI

ASIAWORLDVIEW – Di jantung Ubud yang sarat dengan getaran spiritual dan denyut seni tradisi, tepat di jalur utama yang berseberangan dengan ikonik Ubud Palace, kini berdiri megah YUKI Ubud. Tempat ini merupakan ekspresi terbaru dan terbesar dari rumah kuliner modern Jepang yang digagas oleh tiga pengusaha asal Bali—Rai Sutama, Dewa Wahyu Bintara, dan Windu Tenaya.

Dengan membawa konsep izakaya kontemporer ke pusat kebudayaan pulau Dewata. Kapasitas 252 kursi yang tersebar di dua lantai, memberikan nuansa yang berbeda bagi pengunjung.

Rai Sutama menjelaskan, “‘lokas ini jauh dari hiruk-pikuk pesisir selatan, para tamu datang dengan pola pikir yang sama sekali berbeda. Ubud dengan segala lapisan budaya, kerajinan tangan, dan spiritualitasnya justru memberi izin kepada mereka untuk menyelami sisi paling dalam dari identitas YUKI.”

Aspek ritual, presisi, dan kehadiran lambat yang hanya bisa tercipta di lingkungan unik ini. Kolaborasi erat dengan nelayan dan petani lokal pun menjadi fondasi utama, di mana ketepatan teknik dapur Jepang berpadu harmonis dengan kemurnian bahan-bahan Nusantara yang menghasilkan deretan hidangan ikonik.

Baca Juga: DNA Sejati Ramen Berasal dari Kuahnya, Asli dari Jepang

Makanan yang disajikan mulai dari Line Caught Island sashimi yang menyegarkan, Tuna Tartare dengan truffle mayo dan kerupuk nori yang renyah, Wagyu Beef Sando berlapis keju cheddar asap, truffle aioli, dan selai bawang yang meleleh di mulut. Bahkan Torched Salmon Maki roll dengan isian tuna, kepiting, tobiko, dan spicy mayo yang menggoda.

Jangan lupakan Duck kamameshi dalam periuk tanah liat yang mengeluarkan aroma wangi. Hokkaido scallop yang disiram green goddess dressing dan minyak cabai yang memberi sensasi pedas menggigit.

Tak ketinggalan, program minuman yang dipimpin langsung oleh Windu Tenaya selaku Co-Founder dan Beverage Director dirancang agar ramah dan dapat dinikmati siapa saja yang melangkah masuk. Pilihan yang diberikan, sake Jepang, wine alami, dan koktail dinamis yang menjadi nyawa dari setiap santapan, di mana kreasi signature ‘Yukies’ memadukan gin, goji berry, calamansi, dan raspberry yuzu.

Minuman tersebut memiliki perpaduan manis-asam yang mencerminkan percampuran pengaruh Jepang dengan citarasa kepulauan, sementara untuk mereka yang mendambakan rasa gurih kompleks. Bar menyajikan ‘Okinawa Martini’ dengan gin, katsuobushi, air rendaman cabai, vermouth, dan zaitun, serta ‘Nori Tomato’ yang menggabungkan gin, cordial nori, jeruk, dan tomat asap.

Semuanya tersaji dalam ruang yang dirancang oleh KŌSAME dengan mengambil inspirasi dari rumah kediaman Machiya ala Jepang. Lokasinya pun dibuat mirip seperti di Jepang. Para tamu disambut oleh portal merah khas sebelum memasuki ruang makan utama di bawah skylight yang diterangi pohon hidup, pencahayaan merah setingkat lantai, dan meja omakase interaktif yang menjadi pusat perhatian.

Sementara tata ruangnya membentang ke area mezzanine dan ruang santai bar vinyl khusus. Keseluruhan tempatnya menghadirkan keseimbangan antara batu alam Indonesia, kayu ulin, dan furnitur kayu ek pucat dalam permainan hangat dan bayangan yang menciptakan suasana intim sekaligus megah.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *