IHSG Dibuka Menguat ke Level 6.366, Lanjutkan Tren Positif

IHSG menguat atau berada di zona hijau.(freepik)

ASIAWORLDVIEW Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) di level 6.366, Rabu (22/7/2026), naik pembukaan menguat di level 6.366. Angkanya naik sekitar 0,41% dari penutupan sebelumnya di 6.340.

Pergerakan ini melanjutkan tren positif dua hari sebelumnya, dengan proyeksi perdagangan berada di kisaran 6.355–6.398 sepanjang hari. Dukungan utama datang dari arus beli asing yang mencatat net buy Rp360 miliar pada perdagangan sebelumnya, serta sentimen menjelang Rapat Dewan Gubernur BI dari penutupan sebelumnya.

BI diperkirakan akan menaikkan suku bunga sebesar 25 bps menjadi 6%. Dari sisi teknikal, IHSG memiliki support di 6.230–6.300 dan resistance di 6.380–6.470 , sehingga peluang penguatan tetap terbuka meskipun risiko koreksi jangka pendek juga perlu diantisipasi.

Baca Juga: Potret Inklusi dan Fenomena Kesenjangan Akses Perbankan di Jantung Jakarta

Sentimen global turut memperkuat optimisme, dengan menguat kompaknya bursa Asia dan Wall Street, memberi dorongan positif ke pasar domestik. Sektor energi, barang baku, dan infrastruktur menjadi kontributor utama penggerak indeks. Beberapa saham unggulan juga direkomendasikan, seperti BRMS dengan rekomendasi trading buy setelah naik 7,83% ke Rp620 dengan volume tinggi.

MAPA dengan strategi buy on Weakness berpotensi rebound di atas MA20, MDKA untuk akumulasi didukung tren harga emas, serta TLKM yang stabil dengan prospek digitalisasi. Sementara itu, BBCA merekomendasikan ditahan karena pergerakan relatif stagnan namun tetap defensif, dan ANTM mendapat rekomendasi beli berkat permintaan komoditas yang kuat.

Meski tren penguatan masih berlanjut, investor perlu mewaspadai potensi profit Taking yang bisa menekan indeks ke level 6.274–6.307. Risiko eksternal seperti ketegangan geopolitik Timur Tengah dan kenaikan harga minyak juga dapat menimbulkan tekanan tambahan.

Strategi yang disarankan adalah buy on Weakness untuk saham-saham berfundamental kuat serta menerapkan trailing stop di area support agar tetap aman menghadapi volatilitas pasar. Secara keseluruhan, IHSG pada 22 Juli 2026 menunjukkan momentum positif yang solid, namun tetap dibayangi faktor eksternal yang menuntut kehati-hatian investor.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *