ASIAWORLDVIEW – Bandung, kawasan yang berada di Jawa Barat, kembali menjadi primadona bagi wisatawan lokal yang ingin menghabiskan waktu saat weekend. Popularitasnya tak terbantahkan.
Kota Kembang ini seolah-olah menjadi pusat gravitasi baru bagi para pelancong, terutama dari kawasan Jabodetabek yang berbondong-bondong ingin kabur dari hiruk-pikuk ibu kota. Buktinya benar-benar nyata, dengan tingkat hunian atau occupancy rate kamar harian di properti kelolaan Cove di Bandung saat ini sudah melesat hingga angka fantastis, yaitu 95 persen.
Angka ini bukan main, bahkan berhasil menyingkirkan destinasi super populer lainnya yang selama ini menjadi raja pariwisata, seperti Bali yang hanya mencatat 82 persen. Surabaya yang berada di angka 85 persen. Ini adalah bukti bahwa Bandung sedang berada di puncak gelombang popularitasnya, mengalahkan pesona pantai dan pura yang selama ini mendominasi pilihan liburan nasional.
Lalu, apa rahasia di balik gemilangnya Bandung kali ini? Tentu saja bukan tanpa alasan. Para pelancong, khususnya yang berasal dari Jakarta, Bogor, Depok, Tangerang, dan Bekasi, kini semakin cerdas dan pragmatis dalam memilih destinasi. Mereka sadar betul bahwa Bandung adalah surga yang terjangkau dan mudah dijangkau. Bayangkan, untuk sampai ke Kota Kembang, kita dimanjakan oleh beragam moda transportasi darat yang super fleksibel. Mulai dari Whoosh yang melesat bak kilat, kereta api eksekutif yang nyaman, bus dan travel yang beroperasi 24 jam, hingga deretan jalan tol mulus yang siap mengantar Anda langsung ke pusat kuliner dan belanja.
Baca Juga: Kemenpar Dorong Open Trip Murah dan Fleksibel untuk Tingkatkan Pariwisata Lokal
Dibandingkan harus merogoh kocek dalam-dalam untuk tiket pesawat ke Bali atau kota lain di timur, ongkos perjalanan darat ke Bandung jelas jauh lebih hemat dan ramah di kantong. Ini adalah kemenangan bagi para pelancong pintar yang tetap ingin merasakan suasana liburan beda tanpa harus pusing memikirkan biaya transportasi yang membengkak.
Namun, jangan salah sangka dulu. Meski antusiasme masyarakat terhadap liburan ke Bandung sedang membara, ada fakta menarik yang terungkap dari perilaku wisatawan saat ini: mereka tetap sangat disiplin dan sensitif terhadap harga, terutama untuk urusan penginapan. Berdasarkan data internal Cove, wisatawan yang menginap di Bandung rata-rata hanya bersedia mengeluarkan biaya sebesar Rp280 ribu per malam untuk menginap.
Angka ini jelas menempatkan mereka pada segmen hotel bujet atau budget hotel, yang menandakan bahwa tren liburan saat ini adalah smart and efficient travelling. Masyarakat tetap ingin menikmati suasana liburan, tetapi mereka tidak rela jika pengeluaran untuk akomodasi menggerus isi dompet mereka. Mereka lebih memilih mengalokasikan sisa budget untuk berburu oleh-oleh khas Bandung, mencicipi kuliner di Factory Outlet, atau menjelajahi wisata alam di Lembang.
