Kemenpar Dorong Open Trip Murah dan Fleksibel untuk Tingkatkan Pariwisata Lokal

Bali, menjadi tujuan wisatawan lokal dan mancanegara.(freepik)

ASIAWORLDVIEW – Kementerian Pariwisata Indonesia kembali menggebrak dengan meluncurkan misi penjualan wisata domestik yang menyasar anak muda, keluarga, hingga komunitas perkantoran. Inisiatif ini menjadi terobosan segar untuk mengajak lebih banyak masyarakat Indonesia menjelajahi keindahan negeri sendiri melalui paket “open trip” yang murah, fleksibel, dan penuh pengalaman.

“Langkah ini bukan sekadar ajang promosi, tetapi upaya nyata memperkuat ekosistem pariwisata nasional sekaligus membuka peluang bagi pelaku industri untuk menawarkan produk perjalanan yang lebih beragam dan kompetitif,” Menteri Pariwisata Widiyanti Putri Wardhana menegaskan.

Berbeda dengan paket tur kaku yang sudah diatur dari A sampai Z, konsep open trip menawarkan kebebasan yang lebih besar bagi wisatawan. Rute, fasilitas, hingga harga dapat disesuaikan dengan kebutuhan dan anggaran peserta. Open trip ini membuatnya sangat cocok untuk berbagai kalangan, mulai dari rombongan sekolah, kampus, komunitas hobi, hingga perusahaan yang ingin mengadakan outing atau studi banding.

Baca Juga: Solo dan Malang Menjadi Primadona Baru Wisatawan Indonesia Saat Momen Libur Sekolah

“Dengan model ini, masyarakat tidak perlu menunggu momen liburan panjang atau mengeluarkan biaya besar untuk menikmati perjalanan bermakna,” ia menambahkan.

Langkah Kementerian Pariwisata ini semakin relevan mengingat data Badan Pusat Statistik (BPS) menunjukkan bahwa tren wisatawan domestik terus melonjak tinggi. Sepanjang tahun 2025, tercatat 1,20 miliar perjalanan wisatawan domestik, melonjak 17,53% dibandingkan tahun sebelumnya.

Bahkan, periode Januari hingga Mei 2026 mencatat 523,22 juta perjalanan, naik 2,86% dibanding periode yang sama tahun 2025. Pada Mei 2026 saja, jumlahnya mencapai 106,16 juta perjalanan—naik 8,83% dari April dan 8,69% dari Mei tahun lalu. Angka-angka ini menunjukkan bahwa masyarakat Indonesia tidak hanya memiliki minat besar untuk bepergian, tetapi juga semakin memilih destinasi dalam negeri sebagai prioritas.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *