AS Intervensi Pasar Saham dan Aset Kripto agar Tak Berada di Zona Merah

Ilustrasi grafik harga kripto.(Pexel)

ASIAWORLDVIEW – Menteri Keuangan Amerika Serikat (AS) Scott Bessent melakukan intervensi darurat tingkat tinggi dengan Presiden Donald Trump. Hal itu dilakukan untuk mengatasi volatilitas di pasar saham dan industri aset digital, terutama setelah beberapa peristiwa yang memengaruhi kepercayaan investor.

Langkah-langkah yang diambil termasuk memperkuat regulasi, meningkatkan transparansi, dan mendorong inovasi yang lebih aman dalam teknologi aset digital. Menghindari AS masuk ke dalam indeks merah. Dia mendesak Trump untuk memfokuskan pesan tarifnya pada memenangkan kesepakatan perdagangan.

Efek pertemuan tersebut dapat dilihat secara langsung saat pasar keuangan global rebound. Kapitalisasi pasar kripto melonjak sekitar 4% untuk mendapatkan kembali angka penting USD2,5 triliun selama hari terakhir. Volume perdagangan 24 jamnya tetap berada di atas USD153 miliar. Namun, saham-saham Eropa mengalami kenaikan yang luas karena Stoxx 600 melonjak 1,3%.

Baca Juga: Gara-Gara Peraturan Kripto AS, Bank Terbesar di Brasil Terbitkan Stablecoin

Menurut laporan, pesan Menteri Keuangan Bessent kepada Trump adalah bahwa “Pasar akan terus mencair kecuali jika Anda mulai berbicara mengenai kesepakatan, bukan hanya tarif.” Hal ini menyiratkan bahwa Amerika membutuhkan lebih sedikit “Hari Pembebasan” dan lebih banyak “Mari Kita Buat Kesepakatan.”

Pembicaraan melalui saluran belakang terjadi ketika pasar berputar setelah lebih dari 50 negara terkena serangan tarif AS.

Laporan tersebut menyoroti bahwa pertemuan tersebut merupakan kesempatan untuk mencari tahu langkah selanjutnya dan untuk melakukan diskusi terbuka. Laporan tersebut menambahkan bahwa salah satu tujuan Trump dalam menerapkan tarif adalah untuk membangun pengaruh maksimum terhadap pemerintah asing.