ASIAWORLDVIEW – Puasa Ramadan menjadi momen berkumpul bersama keluarga. Namun ada juga yang justru terpisah dari orang yang dicintai, kesibukan atau bekerja.
Menjalani puasa di bulan Ramadan sebagai anak kost memiliki tantangannya sendiri. Dari menyiapkan sahur, menjaga produktivitas, hingga menentukan menu buka puasa yang masih hemat tapi tetap nikmat—semua harus disiapkan sendirian.
Cove, perusahaan teknologi properti (Proptech) melakukan riset kepada para penghuninya untuk mengungkap kebiasaan serta tips-tips jitu dari anak kost untuk bisa melalui Ramadan secara mandiri.
“Ramadan menjadi waktu yang unik, khususnya bagi anak kost. Dalam riset kami, lebih dari 80 persen anak kost menyatakan bahwa mereka akan menghabiskan sebagian atau seluruh Ramadan mereka di kosan. Pada bulan yang identik dengan kekeluargaan, mereka harus menghadapinya sendiri dan mencari cara untuk tetap merasakan kehangatan dan kedamaian selayaknya berpuasa di rumah.” sebut Dian Paskalis, Country Director of Growth and Regional VP of Online Marketing, Cove.
Riset ini menggarisbawahi bagaimana meski anak kost berada jauh dari keluarga, mereka tetap bisa melalui Ramadan dengan penuh makna dan kemenangan.
Baca Juga: Ramadan di ASHTA District 8: Gabungkan Seni, Budaya, dan Belanja
Cara paling efektif untuk sahur dan buka puasa anak kost Salah satu kesulitan utama saat berpuasa di kost adalah menghadapi sahur sendirian. Riset ini mengungkap bahwa mayoritas (76 persen) anak kost merasa bahwa tantangan terbesar saat menjalani puasa dimulai dari mempersiapkan makanan sahur dan bangun tepat waktu pada dini hari.
Untuk mengatasi tantangan tersebut, lebih dari 40 persen memilih untuk memesan makanan via ojol untuk mempersingkat waktu sahur, dibandingkan memasak sendiri atau
membeli makanan di sekitar kosan. Memesan makanan secara daring bahkan juga menjadi solusi buka puasa bagi kebanyakan anak kost.
Sementara, sebanyak 64 persen responden menyatakan bahwa mereka lebih memilih untuk buka puasa di kost sepanjang bulan Ramadan ini. Selain memasak, mereka juga tetap memanfaatkan ojol untuk berbuka puasa di kost. Selain lebih hemat dan praktis, cara ini juga menjadi pas untuk menghindari ramainya restoran-restoran ketika jam buka puasa.
