IHSG Dibuka Menguat Tipis ke 5.709, Masih Rawan Koreks

Ilustrasi pergerakan IHSG

ASIAWORLDVIEW – Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG), Kamis (2/7/2026), dibuka menguat tipis sebesar 0,26% ke level 5.709,84, setelah sehari sebelumnya ditutup di 5.695,12. Meski ada kenaikan di awal perdagangan, tren pergerakan indeks masih menunjukkan potensi konsolidasi dengan kecenderungan rawan koreksi.

Secara teknikal, IHSG memiliki support di kisaran 5.486–5.560 dan resistance di 5.735–6.007. Alhasil ruang pergerakan jangka pendek diperkirakan berada di rentang 5.600–5.800.

Faktor domestik cukup membebani sentimen pasar. Inflasi Juni 2026 naik menjadi 3,34% (yoy), lebih tinggi dibanding Mei 2026 (3,08%). Sementara neraca perdagangan mencatat defisit USD 1,61 miliar, defisit pertama sejak 2020. Kondisi ini menekan kepercayaan investor terhadap prospek ekonomi Indonesia.

Baca Juga: IHSG Menguat Tipis, Level 6.000 Jadi Resistance Psikologis

Dari sisi global, Wall Street ditutup melemah akibat aksi profit taking di saham semikonduktor, sementara bursa Asia bergerak variatif, menambah ketidakpastian bagi pasar domestik.

Dari sektor, saham energi mencatat kenaikan terbesar sebesar +2,61%, didorong oleh harga komoditas yang relatif stabil, sedangkan sektor transportasi melemah -0,91%. Analis menilai IHSG masih berpotensi terkoreksi ke level 5.472–5.540, namun jika mampu bertahan di atas resistance 5.735, peluang rebound menuju 6.000–6.286 tetap terbuka.

Rekomendasi saham hari ini antara lain ANTM dengan strategi buy on weakness target Rp2.920–3.310, BIPI target Rp114–120, BRPT target Rp1.420–1.470, serta PGAS target Rp1.380–1.420.

IHSG menunjukkan pergerakan yang hati-hati, dengan tekanan dari inflasi dan defisit perdagangan di dalam negeri, serta ketidakpastian global yang masih tinggi. Investor disarankan tetap waspada terhadap volatilitas, memanfaatkan strategi buy on weakness pada saham-saham unggulan, dan mencermati level support sebagai batas bawah pergerakan indeks.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *