ASIAWORLDVIEW – Nuanu Park hadir sebagai destinasi baru yang mengintegrasikan alam, seni, edukasi, rekreasi, dan pengalaman keluarga dalam satu lanskap terpadu. Setelah resmi dibuka, taman ini akan menawarkan beragam aktivitas publik yang inklusif, mulai dari masterclass, program anak, hingga kegiatan berbasis komunitas.
Berdiri megah gerbang resmi Nuanu Park yang dirancang sebagai landmark budaya sekaligus gerbang hidup menuju Nuanu Creative City. Dikembangkan bersama seniman Bali, arsitek, pematung, penasihat budaya, dan berbagai pemangku kepentingan lokal.
“Nuanu Park merupakan langkah penting dalam membuka Nuanu kepada lebih banyak orang,” ujar Lev Kroll, CEO Nuanu Creative City.
Gerbang ini memadukan prinsip arsitektur Bali, kerajinan tradisional, serta teknologi multimedia kontemporer, termasuk instalasi media dan projection mapping. Berpusat pada simbolisme Athena dan Saraswati, gerbang ini merepresentasikan pengetahuan, kreativitas, serta keterhubungan antara tradisi dan inovasi, alam dan teknologi, serta identitas lokal Bali dalam dialog global yang lebih luas.
Baca Juga: Nuanu Creative City Luncurkan Music Residency, Kolaborasi Musik Lintas Negara
“Seiring berkembangnya ekosistem Nuanu, kami ingin pengalaman pertama saat memasuki Nuanu terasa lebih terbuka, mudah diakses, dan dekat dengan kehidupan sehari-hari — bukan sesuatu yang tertutup atau terlalu formal. Kami ingin masyarakat memiliki cara yang jelas untuk datang, menghabiskan waktu, dan perlahan memahami bagaimana Nuanu terus berkembang,” ia menambahkan.
Nuanu Park juga menyediakan ruang outdoor yang ramah hewan peliharaan, sehingga menjadi tempat berkumpul yang menyenangkan bagi semua kalangan. Dengan konsep yang holistik, taman ini tidak hanya menjadi ruang rekreasi, tetapi juga wadah untuk belajar, berkreasi, dan mempererat hubungan sosial, menjadikannya ikon baru bagi masyarakat yang mencari keseimbangan antara hiburan, edukasi, dan koneksi dengan alam.
“Bagi kami, pengembangan infrastruktur publik seperti ini sama pentingnya dengan proyek budaya dan hospitality berskala besar, karena memberi ruang bagi masyarakat untuk terus kembali dan merasa terhubung dengan Nuanu,” pungkasnya.
