IES 2026: AHY Dorong Target Nasional Percepat Hunian Layak

Menteri Koordinator Bidang Infrastruktur dan Pembangunan Kewilayahan (Menko IPK) Agus Harimurti Yudhoyono (AHY)

ASIAWORLDVIEW –  Menteri Koordinator Bidang Infrastruktur dan Pembangunan Kewilayahan (Menko IPK) Agus Harimurti Yudhoyono (AHY) menegaskan bahwa program gentengisasi menjadi bagian dari upaya pemerintah yang harus segera dirampungkan. Hal ini dilakukan demi meningkatkan kualitas hunian masyarakat sekaligus mengurangi persoalan backlog perumahan.

“Program gentengisasi merupakan salah satu langkah strategis untuk mendukung penyediaan hunian layak, juga mengurangi backlog perumahan di Indonesia,” sebutnya di Indonesia Economic Summit (IES) 2026, Selasa (3/2/2026).

Istilah gentengisasi, jelasnya lagi, bukan sekadar perbaikan fisik rumah, tetapi juga simbol peningkatan kualitas hidup masyarakat. Apalagi bagi keluarga berpenghasilan rendah yang masih tinggal di rumah tidak layak huni.

Baca Juga: IES 2026: Bappenas Ingatkan Risiko Jebakan Pendapatan Menengah

“Dengan memperkuat akses terhadap hunian yang lebih sehat, aman, dan nyaman, program ini diharapkan mampu mempercepat pencapaian target nasional dalam menyediakan perumahan layak bagi seluruh rakyat,” ia menambahkan.

AHY menegaskan bahwa backlog perumahan yang masih tinggi harus diatasi melalui kolaborasi lintas sektor, baik pemerintah, swasta, maupun masyarakat. Alhasil gentengisasi dapat menjadi gerakan bersama yang berkelanjutan.

Koordinasi dilakukan terutama dengan Kementerian Perumahan dan Kawasan Permukiman, Kementerian Pekerjaan Umum, serta Kementerian Agraria dan Tata Ruang/Badan Pertanahan Nasional. Pembangunan kawasan permukiman tidak hanya berfokus pada unit rumah semata, tetapi juga harus didukung infrastruktur dasar yang memadai, seperti jalan dan akses air bersih.

“Upaya ini juga sejalan dengan visi pembangunan inklusif, di mana setiap warga negara berhak mendapatkan hunian yang mendukung kesejahteraan dan produktivitas,” pungkasnya.