ASIAWORLDVIEW – Ramen diperkenalkan ke Indonesia, ramen mengalami modifikasi untuk menarik selera lokal. Budaya makanan Indonesia sangat dipengaruhi oleh masakan Tionghoa, India, dan Melayu, dan pengaruh ini dapat dilihat dari cara ramen disiapkan dan disajikan.
Ramen ala Indonesia mungkin mengandung unsur tumisan atau rasa yang lebih kaya dan kompleks dibandingkan kuahnya yang lebih ringan dan sederhana yang biasa ditemukan di Jepang.
“Selera orang Indonesia biasanya menyukai rasa manis, asin, dan pedas. Untuk memenuhi preferensi ini, ramen di Indonesia sering kali dibuat lebih manis atau lebih pedas dibandingkan di Jepang, terkadang dengan tambahan rasa manis dari bahan-bahan seperti kecap manis atau gula,” kata I Dewa Gede Ari, Marketing Manager Haraku Ramen.
Haraku Ramen, bagian dari ISMAYA Group, meluncurkan kampanye terbarunya, “Ramen Pilihan Generasi Perintis,” yang merayakan semangat dinamis dan petualang dari generasi muda. Kampanye ini fokus untuk menawarkan ramen berkualitas tinggi dengan harga terjangkau
Haraku Ramen menghadirkan 45 pilihan menu baru yang menawarkan berbagai pilihan untuk memuaskan para penggemar ramen. Dengan empat pilihan kuah yang berbeda, dua ukuran porsi, dan dua jenis mie, ada pilihan untuk setiap orang. Pelanggan juga dapat menyesuaikan ramen mereka dengan 11 pilihan topping dan 41 pilihan gorengan serta tambahan lainnya. Menu yang diperluas ini dirancang untuk memberikan pengalaman makan yang bisa disesuaikan dan memuaskan, menjadikan setiap kunjungan ke Haraku Ramen berbeda.
