ASIAWORLDVIEW – TikTok Food Fest 2026 yang berlangsung pada 26–27 September di Hutan Kota GBK, Jakarta, menghadirkan suasana festival kuliner yang meriah dan cair. Lebih dari 40 pelaku usaha kuliner ambil bagian, mulai dari brand mapan hingga UMKM, menyajikan beragam hidangan khas yang menggoda untuk dicicipi.
Area festival dipenuhi aroma makanan, suara percakapan, dan kerumunan pengunjung yang berpindah dari satu tenant ke tenant lain. Ada yang datang untuk berburu menu favorit, ada pula yang sekadar ingin merasakan atmosfer akhir pekan di ruang terbuka hijau. Kegiatan ini seolah menjadi “pasar rasa” yang mempertemukan produsen, kreator, dan konsumen dalam satu ruang yang santai namun dinamis.
Zaheer Travadi, Head of Industry, TikTok Indonesia, memberikan sambutan dalam acara embukaan TikTok Food Fest 2026 di Hutan Kota GBK, Jakarta, pada Sabtu (26/9/2026). Dalam sambutannya, Zaheer menyampaikan bahwa kuliner adalah pengalaman budaya yang kaya akan tradisi keluarga dan keberagaman cita rasa lokal. Hal inilah yang melatarbelakangi pemilihan tema “Every Ingredient Tells a Story”. Melalui TikTok Food Fest, ia berharap festival ini dapat menjembatani pengalaman digital ke dunia nyata, sekaligus mempertemukan para kreator kuliner, pelaku bisnis, dan masyarakat.
“Festival ini sebagai jembatan antara dunia digital dan pengalaman nyata, di mana kreator kuliner, pelaku bisnis, dan masyarakat dapat bertemu langsung dalam ruang interaktif. Every Ingredient Tells a Story, TikTok ingin mengangkat kisah di balik setiap hidangan, mulai dari asal-usul bahan hingga kreativitas yang melahirkan sajian baru,” ia mengatakan.
Baca Juga: Pola Makan Sirkadian Viral, Rahasia Sehat Ikuti Jam Biologis Tubuh
Travadi juga menyoroti pentingnya kolaborasi lintas sektor, karena lebih dari 40 pelaku usaha kuliner bersama kreator TikTok dan masyarakat hadir untuk memperkuat ekosistem kuliner lokal. Melalui pendekatan ini, TikTok Food Fest tidak hanya menjadi ajang kuliner, tetapi juga wadah untuk merayakan budaya, kreativitas, dan kebersamaan.
TikTok Food Fest 2026 berbeda dari festival makanan biasa adalah kehadiran chef dan kreator kuliner populer di TikTok yang melakukan demonstrasi memasak langsung. Pengunjung tidak hanya mencicipi hasil akhir, tetapi juga melihat proses, teknik, dan cerita di balik setiap hidangan.
Selama ini, resep dan tips memasak banyak dikonsumsi lewat layar ponsel; di festival ini, semuanya dipindahkan ke panggung nyata. Penonton bisa menyaksikan bagaimana bumbu diolah, bagaimana api dikendalikan, dan bagaimana kreativitas bekerja di dapur. Bagi sebagian pengunjung, momen ini menjadi kesempatan belajar langsung; bagi yang lain, ini adalah hiburan yang membangun kedekatan dengan sosok yang biasanya hanya mereka tonton di feed.
Selain makanan dan demo masak, tersedia berbagai permainan interaktif berhadiah yang menambah keseruan acara. Kehadiran permainan ini mengubah festival dari sekadar ajang jajan menjadi ruang hiburan dan pengalaman komunitas. Pengunjung tidak hanya datang, makan, lalu pulang; mereka terlibat, berinteraksi, dan membawa pulang cerita.
Makanan menjadi pintu masuk untuk membangun memori kolektif: tawa saat bermain, obrolan dengan sesama pengunjung, dan momen berbagi meja. Dengan konsep yang menggabungkan kuliner, hiburan, dan interaksi digital, TikTok Food Fest 2026 menawarkan sesuatu yang lebih dari sekadar bazar makanan.
