Kesepakatan AS–Iran Mendekati Final, Pasar Kripto Tetap Lesu

Deretan koin kripto.(freepik)

ASIAWORLDVIEW – Pasar kripto terus berada di zona merah, sementara kesepakatan Amerika Serikat (AS)-Iran mulai mendapat momentum di tengah ketegangan geopolitik yang masih berlanjut. Menurut laporan terbaru, terobosan potensial tampaknya akan segera terwujud.

Ppasar kripto terus menghadapi tekanan jual. Bitcoin dan altcoin utama tetap berada di zona merah hari ini, Kamis (18/6/2026). Kapitalisasi pasar kripto global turun hampir 2% menjadi USD2,21 triliun.

Sebagai latar belakang, perkembangan terkini menunjukkan bahwa Amerika Serikat dan Iran hampir menandatangani kesepakatan besar untuk meredakan ketegangan. Hal ini memicu perbincangan di pasar mengenai apakah langkah tersebut dapat meningkatkan selera risiko investor, yang berpotensi membantu pemulihan pasar kripto.

Baca Juga: Indodax Soroti Dampak Geopolitik pada Pemulihan Pasar Kripto

Sebuah nota kesepahaman baru antara Amerika Serikat dan Iran berpotensi menjadi titik balik dalam konflik yang telah berlangsung selama beberapa bulan terakhir. Menurut laporan BBC, para pejabat AS telah merilis rincian kesepakatan terstruktur antara AS dan Iran, yang dirancang untuk memperpanjang gencatan senjata dan membuka kembali rute maritim penting.

Sementara itu, kesepakatan yang diusulkan berfokus pada pembukaan kembali Selat Hormuz. Selain itu, kesepakatan tersebut juga menguraikan syarat-syarat yang terkait dengan kepatuhan, artinya Iran hanya akan memperoleh manfaat setelah memenuhi komitmen yang telah disepakati.

Dalam pidatonya di KTT G7 di Prancis, Presiden Donald Trump mengindikasikan bahwa kesepakatan AS-Iran dapat ditandatangani segera, mungkin besok. Yang menarik, Wakil Presiden JD Vance juga diperkirakan akan menghadiri upacara penandatanganan resmi tersebut.

Hal ini menandakan dukungan politik yang kuat terhadap kesepakatan tersebut. Para analis meyakini bahwa pengumuman itu sendiri telah mulai membentuk ekspektasi pasar, bahkan sebelum penandatanganan akhir.

Dalam berita makro, Federal Reserve AS mempertahankan suku bunga tidak berubah pada rapat FOMC terbarunya. Hal ini juga menarik perhatian para trader, terutama dengan kesepakatan AS-Iran yang menjadi sorotan.

Pasar kripto biasanya bereaksi terhadap berita semacam ini, karena perkembangan makroekonomi dan geopolitik cenderung memengaruhi selera risiko investor. Baru-baru ini, pasar kripto mencatat sedikit pemulihan setelah Presiden Donald Trump mengonfirmasi niatnya untuk menandatangani kesepakatan damai AS-Iran.

Namun, terlepas dari hal tersebut, para investor harus tetap waspada, karena perkembangan mendadak apa pun dapat berdampak pada sektor keuangan global, apalagi pasar kripto.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *