Harga Bitcoin Hari Ini Naik 3,4%, Sentuh USD63.667

Bitcoin (

ASIAWORLDVIEW – Harga Bitcoin hari ini, Senin (14/6/2026), tercatat USD63.667 atau sekitar Rp 1,16 miliar per BTC, menguat sekitar 3,4 % dalam 24 jam terakhi. Namun masih melemah 0,1 % dalam sepekan. Kenaikan ini menandai rebound ringan di pasar kripto global setelah tekanan jual pekan lalu.

Pasar kripto pada pertengahan Juni 2026 menunjukkan dinamika yang menarik dengan sentimen positif mulai kembali setelah sempat tertekan oleh aksi jual besar dari Strategy.

Beberapa institusi keuangan besar dilaporkan menambah eksposur mereka ke aset digital, yang memicu arus beli jangka pendek dan membantu memulihkan kepercayaan investor.

Baca Juga: Bitcoin Bertahan di Atas USD63.000, Data Tenaga Kerja Tekan Sentimen Kripto

Meskipun penjualan 32 BTC oleh Strategy sempat menimbulkan kekhawatiran akan potensi penjualan lanjutan, efeknya kini mulai mereda seiring stabilnya volume perdagangan dan meningkatnya aktivitas di bursa kripto utama.

Kapitalisasi pasar kripto global pun naik ke sekitar USD 2,18 triliun. Kondisi ini mencerminkan pertumbuhan 3,12 % dalam sehari—sebuah tanda bahwa investor kembali optimistis terhadap prospek jangka menengah.

Kondisi makroekonomi juga memainkan peran penting. Kurs rupiah terhadap dolar berada di kisaran Rp 17.905 per US$, yang turut memengaruhi valuasi aset digital dalam mata uang lokal. Di sisi lain, ekspektasi penurunan suku bunga oleh The Fed mendorong minat terhadap aset berisiko seperti kripto, karena investor mencari alternatif dengan potensi imbal hasil lebih tinggi.

Ketegangan geopolitik di beberapa kawasan dunia membuat sebagian pelaku pasar beralih ke aset lindung nilai seperti emas dan kripto, memperkuat permintaan jangka pendek. Selain itu, likuiditas stablecoin seperti USDT dan USDC tetap stabil di USD 1,00 per koin, menandakan bahwa pasar masih sehat dan memiliki fondasi likuiditas yang kuat.

Kombinasi antara sentimen institusional positif, stabilitas makroekonomi, dan likuiditas yang terjaga membuat pasar kripto kembali menunjukkan tanda-tanda pemulihan. Namun, investor tetap disarankan untuk berhati-hati terhadap potensi volatilitas jangka pendek yang bisa muncul akibat perubahan kebijakan moneter global atau pergerakan besar dari pemegang aset institusional.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *