ASIAWORLDVIEW – Art Jakarta Gardens 2026 resmi dibuka hari ini, Selasa (5/5/2026), sebagai pameran seni kontemporer yang menghadirkan karya-karya seniman lokal maupun internasional di ruang terbuka hijau. Ajang ini menjadi wadah pertemuan antara seni, alam, dan publik, dengan menampilkan instalasi, patung, serta karya site-specific yang berinteraksi langsung dengan lanskap taman.
Enin Supriyanto, selaku Direktur Artistik, menempatkan Art Jakarta Gardens 2026 bukan sekadar pameran seni, melainkan sebagai platform strategis untuk memperkuat dinamika pasar seni rupa Indonesia.
“Format khas yang lahir sebagai respons inovatif terhadap pandemi ini telah berhasil menjadi “pelantar” yang memperkenalkan praktik seni rupa yang amat beragam,” ia mengatakan.
Konsep berkelanjutan dan pengalaman imersif yang diusung Art Jakarta Gardens 2026 menjadi daya tarik utama bagi kolektor, kurator, dan pecinta seni. Pameran ini tidak hanya menampilkan karya seni di ruang terbuka hijau, tetapi juga menghadirkan interaksi langsung antara karya, lingkungan, dan pengunjung, sehingga menciptakan pengalaman yang lebih mendalam.
Baca Juga: Merayakan Seni di Alam Terbuka, Art Jakarta Gardens 2026 Jadi Ruang Dialog Kreatif

Acara ini menekankan pentingnya harmoni antara seni dan alam, sekaligus membuka ruang dialog kreatif antara seniman dan publik. Hal tersebut diharapkan mampu memperkuat apresiasi seni kontemporer, memperluas jejaring profesional, serta mendorong keterlibatan masyarakat dalam ekosistem seni yang lebih inklusif dan berkesinambungan.
Dari karya seniman senior seperti Sunaryo hingga generasi baru Naufal Abshar, kepada publik yang lebih luas. Lebih jauh, Enin menegaskan bahwa untuk memperkaya ekosistem ini, pameran tidak hanya menampilkan karya tiga dimensi, tetapi juga menghidupkannya dengan program publik berupa musik, seni performans, dan diskusi yang mendorong keberlanjutan komunitas kreatif lokal.
Selain itu, Art Jakarta Gardens menegaskan peran Jakarta sebagai kota yang mampu menyatukan kreativitas global dengan identitas lokal, sehingga memperkokoh reputasinya dalam peta seni internasional. Hal ini sekaligus membuka peluang bagi seniman Indonesia untuk tampil di panggung regional, memperluas jejaring, dan meningkatkan daya saing di pasar seni global.
Art Jakarta Garden 2026 diselenggarakan pada 5–10 Mei 2026 di Hutan Kota by Plataran. Acara ini secara sadar memadukan presentasi 26 galeri seni di ruang dalam (tenda) dengan pengalaman unik Sculpture Garden di ruang terbuka hijau.
