ASIAWORLDVIEW – Sensitivitas terhadap sinyal diri merupakan aspek penting yang perlu diperhatikan dalam kehidupan sehari-hari. Sinyal diri bisa berupa respons tubuh, perasaan, maupun intuisi yang muncul sebagai bentuk komunikasi internal.
Hal itu diungkapkan psikolog Indah Sundari Jayanti. Menurutnya, sensitivitas merupakan sinyal bagi diri bahwa tubuh membutuhkan perhatian.
“Bukan sekadar persoalan fisik yang terlihat dari luar, melainkan juga melibatkan sisi mental. Sensitivitas memiliki peran penting dalam diri bagaimana individu memproses pengalaman dan menjaga kesejahteraan secara menyeluruh,” ia mengatakan dalam sebuah acara di Jakarta.
Dengan memperhatikan sinyal tersebut, seseorang dapat lebih memahami kondisi fisik maupun emosionalnya. Kita jadi mampu mengambil keputusan yang lebih tepat, menjaga kesehatan, serta menghindari tekanan berlebihan.
Kesadaran ini juga membantu membangun keseimbangan antara aktivitas, istirahat, dan kebutuhan mental, menjadikan sinyal diri sebagai panduan alami untuk hidup lebih selaras dan berkelanjutan.
Baca Juga: Kemenkes Soroti Dampak Psikologis Poster Film `Aku Harus Mati`
Dampak dari sensitivitas itu terhadap tubuh salah satunya terjadi kelelahan emosional atau emotionally drained. Hal itu terjadi saat kita menghadapi masalah atau berada dalam momen sensitif penuh tekanan, energi yang terkuras bukan hanya fisik, tetapi juga mental.
“Suka merasa lagi enggak ada apa-apa, biasa aja tapi kok rasanya kayak sendirian gitu di ruang ramai, tiba-tiba pengin nangis. Kalau itu terjadi artinya energi mental kita sedang memberikan warning sedang emotionally drained. Itu salah satu momen sensitif yang memberikan impact pada tubuh kita,” ia menambahkan.
Dampak sensitivitas terhadap tubuh juga dapat memicu kecemasan berlebih atau anxiety. Bahkan, dalam beberapa kasus, gejala seperti panic attack bisa muncul secara mendadak ketika seseorang sedang dalam situasi normal.
Perlu diperhatikan, sinyal alami bahwa tubuh membutuhkan perhatian dan istirahat. Kondisi ini saat kita tidak terus memaksakan diri ketika tubuh dan mental sudah memberikan peringatan.
