ASIAWORLDVIEW – Jackson Wang akhirnya meluncurkan album penuh bertajuk MAGICMAN 2 pada 19 Juli 2025. Album ini merupakan karya paling personal dan emosional dalam kariernya, sepenuhnya diproduseri oleh Jackson sendiri.
Disusun dalam empat babak emosional, MAGICMAN 2 menggambarkan perjalanan batin dari penyangkalan, kehilangan, kesadaran, hingga penyembuhan2. Lewat lagu-lagu seperti “Made Me a Man”, Jackson membuka sisi terdalam dirinya, menjadikan musik sebagai ruang refleksi dan penyembuhan.
Album ini disusun dalam empat babak emosional yang menggambarkan perjalanan batin Jackson: dari penyangkalan, kehilangan, kesadaran, hingga penyembuhan. Dengan pendekatan artistik yang jujur dan produksi mandiri, MAGICMAN 2 menjadi simbol evolusi Jackson sebagai seniman global yang berani membuka sisi terdalam dirinya.
Baca Juga: Festival Musik Pestapora di Sunway Lagoon, Satukan Komunitas Musik Indonesia dan Malaysia
Album ini memperkuat posisi Jackson sebagai seniman global yang berani mengekspresikan luka dan pencarian jati diri melalui musik.
Ternyata langsung mendapat sambutan luar biasa dari para penggemar di seluruh dunia. Hanya dalam hitungan jam setelah peluncuran, album ini berhasil masuk ke chart Spotify dan mencatat jutaan streaming.
Ia sempat merilis empat single fenomenal—“High Alone” (debut #1 di Apple Music di 22 negara), “GBAD”, “BUCK” (kolaborasi dengan Diljit Dosanjh), dan “Hate to Love”—
