Langkah Preventif Hadapi Lonjakan ISPA, Combiphar Perkuat Kesehatan Keluarga

Combiphar

ASIAWORLDVIEWCombiphar menyoroti pentingnya kewaspadaan masyarakat terhadap meningkatnya risiko infeksi saluran pernapasan akibat perubahan cuaca yang tidak menentu. Hal itu karena fluktuasi suhu dan kelembaban dapat memengaruhi daya tahan tubuh sekaligus mempercepat penyebaran virus.

Combiphar melalui program Combi Hope dalam rangkaian perayaan 55 tahun Combiphar “Sehatkan Kini, Menangkan Esok”, berkolaborasi dengan Kantor Kecamatan Pancoran menyelenggarakan edukasi kesehatan bertajuk “Waspada ISPA di Musim Pancaroba: Jaga Kesehatan Pernapasan Keluarga” di Kecamatan Pancoran, Jakarta Selatan. Langkah preventif seperti menjaga kebersihan, meningkatkan imunitas melalui pola hidup sehat, serta memperhatikan gejala awal ISPA menjadi kunci untuk melindungi keluarga dari ancaman penyakit.

Weitarsa Hendarto, Direktur Combiphar, menyatakan, Rabu (15/4/2026), “selama 55 tahun, Combiphar telah menghadirkan solusi kesehatan yang tepercaya bagi keluarga Indonesia. Sejalan dengan semangat ‘Sehatkan Kini, Menangkan Esok’, kami tidak hanya menyediakan produk, tetapi juga melakukan tindakan nyata bagi masyarakat.”

Baca Juga: Pakar: Perubahan Cuaca Tingkatkan Risiko ISPA

Melalui edukasi dan komitmen memperkuat garda kesehatan keluarga, kegiatan ini diharapkan mampu membantu masyarakat lebih siap menghadapi lonjakan kasus ISPA di musim pancaroba. Selain mengurangi keparahan, membuat masyarakat tetap sehat,

“Kegiatan edukasi ini adalah langkah konkret Combiphar untuk memperkuat pertahanan kesehatan keluarga dari lini terdepan, yaitu para ibu kader penggerak sosial pemberdayaan, kesejahteraan dan kesehatan warga,” ia menambahkan.

Wakil Camat Pancoran, Rudy Cahyadi, mengucapkan terima kasih kepada Combiphar atas inisiatif penyuluhan dan pemeriksaan kesehatan. Apresiasi juga diberikan kepada Sudinkes Jakarta Selatan, Puskesmas Pancoran, dan jajaran lintas sektoral atas pelayanan kesehatan.

“Data Puskesmas menunjukkan kunjungan pasien ISPA di Pancoran meningkat sejak awal 2026, mencapai puncaknya (lebih dari 1.000 kunjungan) pada Februari, meskipun tren kini melandai hingga April. Ini menjadi pengingat bahwa ISPA masih tantangan kesehatan yang memerlukan upaya pengendalian berkelanjutan. Puskesmas dan lintas sektor aktif mencegah ISPA melalui penyuluhan dan edukasi Perilaku Hidup Bersih dan Sehat (PHBS). Kolaborasi lintas sektoral (kesehatan, swasta, masyarakat) sangat dibutuhkan, di mana kehadiran Combiphar menjadi contoh nyata peran sektor swasta dalam upaya promotif dan preventif kesehatan.” tuturnya.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *