ASIAWORLDVIEW – HUAWEI WATCH GT Runner 2 segera hadir di Indonesia sebagai smartwatch premium yang dikembangkan bersama pelari legendaris Eliud Kipchoge. Perangkat ini dirancang dengan konsep Ultra Precise, Ultra Intelligent, dan Ultra Performance, menghadirkan teknologi canggih untuk mendukung kebutuhan olahraga, khususnya lari, dengan akurasi tinggi dalam pemantauan kesehatan dan performa.
Kolaborasi dengan Kipchoge menegaskan fokus Huawei pada inovasi berbasis atlet profesional, sehingga jam tangan ini tidak hanya menjadi perangkat gaya hidup, tetapi juga alat pendukung serius bagi para pecinta olahraga yang ingin meningkatkan kualitas latihan mereka.
Fitur utama yang ditonjolkan adalah apa yang disebut HUAWEI sebagai sistem antena 3D mengambang terdepan di industri. Perusahaan ini menyatakan bahwa konfigurasi ini meningkatkan akurasi penentuan posisi sebesar 20 persen dibandingkan model sebelumnya, bahkan di kawasan perkotaan padat, dekat gedung-gedung tinggi, atau di dalam terowongan.
Jam tangan ini mendukung GPS dual-band (L1 + L5) dan kompatibel dengan berbagai sistem satelit, termasuk GLONASS, BeiDou, Galileo, QZSS, dan NavIC.
Desainnya juga telah diperbarui dengan mempertimbangkan para pelari. Casing jam, bezel, mahkota, dan tombol terbuat dari paduan titanium, dengan dimensi bodi 43,5 mm x 43,5 mm dan ketebalan 10,7 mm.
Baca Juga: HUAWEI Pura 90 Usung Lensa Telefoto 200MP Custom

Dengan berat sekitar 34,5 gram (tanpa tali), jam ini tergolong sangat ringan untuk kategori ini. Juga dibekali tali anyaman AirDry baru yang menggunakan desain berlubang untuk meningkatkan sirkulasi udara.
Tali jam tangan ini meningkatkan aliran udara hingga 25 persen dibandingkan tali sebelumnya. Tersedia pula tali fluoroelastomer untuk aktivitas olahraga di mana keringat dan air menjadi perhatian utama.
Layarnya adalah panel AMOLED berukuran 1,32 inci dengan resolusi 466 x 466 dan kecerahan puncak hingga 3.000 nits. Kaca di bagian atasnya adalah Kunlun Glass generasi kedua, yang menjamin ketahanan.
Perangkat ini dilengkapi dengan Intelligent Marathon Mode yang dikembangkan bersama DSM-Firmenich Running Team, yang menawarkan persiapan lomba terstruktur. Pelari dapat mengakses acara maraton besar atau membuat yang kustom, menghasilkan rencana latihan yang disesuaikan, dan melacak metrik lanjutan seperti ambang laktat, daya lari, intensitas latihan, dan Indeks Kemampuan Lari. Jam tangan ini juga dapat memprediksi waktu finis berdasarkan data historis dan tren latihan.
Selama balapan, jam tangan ini dapat menampilkan grafik kecepatan real-time, perkiraan waktu finis, dan selisih waktu Anda terhadap waktu target. Ada juga pacer digital dan pengingat asupan nutrisi yang dirancang untuk menjaga tingkat energi tetap stabil selama upaya jangka panjang. Setelah berlari, aplikasi Huawei Health menganalisis data kinerja dan memberikan wawasan tentang teknik berlari serta panduan pemulihan.

Selain berlari, jam tangan ini mendukung lebih dari 100 mode olahraga, termasuk lari trail, berenang, bersepeda, golf (dengan akses ke lebih dari 17.000 lapangan di pasar tertentu), dan menyelam bebas hingga 40 meter. Jam tangan ini memiliki rating 5 ATM dan IP69, meskipun Huawei mencatat bahwa jam tangan ini tidak dirancang untuk mandi air panas atau menyelam scuba dalam.
Untuk pemantauan kesehatan, jam tangan ini dilengkapi dengan pemantauan EKG, pemantauan variabilitas detak jantung, pengukuran kadar oksigen darah, pemantauan tidur dengan pemantauan pernapasan, dan wawasan tentang tingkat stres. Huawei dengan tegas menyatakan bahwa fitur-fitur ini hanya untuk referensi dan tidak dimaksudkan untuk diagnosis medis.
HUAWEI Watch GT Runner 2 memiliki daya tahan baterai hingga 14 hari dalam penggunaan ringan, 7 hari dalam penggunaan normal, dan hingga 32 jam dalam mode latihan luar ruangan dengan fitur penentuan posisi yang akurat diaktifkan.
Anda dapat mengisi dayanya secara nirkabel, dan jam tangan ini mendukung pembayaran NFC, panggilan Bluetooth, pemutaran musik mandiri, dan pemindaian kode QR. Jam tangan ini kompatibel dengan perangkat Android dan iOS, meskipun beberapa fitur, seperti tampilan jam video kustom dan sinkronisasi musik, terbatas saat dipasangkan dengan iPhone.
