ASIAWORLDVIEW – Apple dan Samsung mungkin sedang menuju ide yang sama untuk perangkat lipat mereka berikutnya. Bocoran terbaru menunjukkan bahwa kedua perusahaan sedang mengembangkan ponsel lipat yang lebih pendek dan lebih lebar—perangkat yang mengorbankan tinggi untuk bentuk yang lebih praktis dan mudah dimasukkan ke saku.
Menurut bocoran Ice Universe, unit dummy dari iPhone Fold yang dikabarkan dan Samsung Wide Fold yang disebut-sebut menunjukkan kesamaan yang mencolok. Kedua perangkat mengadopsi tata letak yang lebih lebar. Pendekatan ini lebih mirip dengan apa yang dicoba Oppo pada model Find N awal.
Tujuannya tampak sederhana: membuat layar dalam dan luar lebih berguna. Layar penutup lebih mudah untuk mengetik, sementara layar dalam yang lebih lebar lebih cocok untuk menonton dan membaca konten. Saat dibuka, kedua perangkat dilaporkan memiliki layar dalam dengan rasio aspek 4:3, memberikan rasa seperti tablet.
Ice Universe mengklaim iPhone Fold akan menggunakan layar dalam berukuran 7,58 inci, dipasangkan dengan layar luar berukuran 5,35 inci. Samsung’s wide foldable dilaporkan sedikit lebih besar, dengan panel dalam berukuran 7,6 inci dan layar penutup berukuran 5,4 inci. Secara teori, perbedaannya minimal, dan dengan asumsi ketebalan dan berat yang serupa, kedua ponsel dapat terasa hampir identik saat digenggam.
Baca Juga: Caviar Rilis iPhone 17 Gold Collection: Smartphone Emas 18K Bernilai Rp1,1 Miliar
Perbedaan utama, setidaknya untuk saat ini, tampaknya terletak pada eksekusi. Desain engsel dan optimasi perangkat lunak kemungkinan akan membedakan keduanya.
Bocoran ini muncul saat minat terhadap ponsel lipat pertama Apple terus meningkat. Render berbasis CAD dari iPhone Fold telah beredar selama berbulan-bulan. Ponsel lipat lebar Samsung kini tampak seperti respons langsung.
Jadi, apakah Samsung benar-benar beralih dari desain lipat tinggi ke desain lipat lebar untuk menyesuaikan dengan Apple atau tren industri yang lebih luas? Kemungkinan besar tidak. Model Wide Fold yang dikabarkan mungkin hanya model tambahan, bukan pengganti penuh. Laporan menunjukkan Samsung sedang mengembangkan dua perangkat Galaxy Z Fold untuk 2026, mengindikasikan perusahaan mungkin akan terus menawarkan kedua bentuk desain secara bersamaan.
